HarianBernas.com – Hewan aneh ditemukan di perairan laguna Filipina. Bentuknya panjang seperti cacing berwarna gelap dengan bagian menyerupai pita berwarna terang di bagian ekornya. Panjangnya mencapai 60 cm dan dilindungi oleh cangkang berwarna pucat. Apakah makhluk ini adalah sejenis lintah raksasa? Atau jangan-jangan hewan ini adalah spesies baru yang mungkin berbahaya bagi manusia?
Faktanya, hewan berbentuk aneh ini aslinya adalah cacing kapal yang sudah teridentifikasi manusia. Cacing kapal merupakan hewan sejenis kerang laut yang hidup dengan cara bersembunyi di dalam lumpur atau kayu yang terapung di laut. Spesies yang ditemukan di Filipina ini teridentifikasi sebagai Kuphus polythalamia.
Spesies cacing kapal yang satu ini termasuk misterius karena informasi seputar hewan yang bersangkutan masih sangat minim. Sebelum penemuan di Filipina ini, para ahli hanya mengetahui soal K. polythalamia dari peninggalan fosilnya yang berusia 200 tahun.
Ilmuwan Dan Distel dan rekan-rekannya pertama kali mengetahui soal hewan ini ketika mereka menonton video YouTube yang berasal dari tayangan stasiun teevisi Filipina. Dengan bantuan para akademisi Filipina, mereka berhasil menemukan lokasi cacing kapal ini dan mendapatkan spesimen hidupnya.
Distel dan rekan-rekannya kemudian mengumpulkan puluhan ekor cacing kapal dari lokasi tadi untuk diteliti. Namun Distel enggan mengumumkan secara persis lokasi ditemukannya cacing kapal ini supaya habitatnya tidak diusik oleh para pemburu kerang dan hewan laut.
Menurut hasil penelitian Distel dan rekan-rekannya yang dimuat di situs jurnal PNAS, bagian menyerupai pita di salah satu ujung tubuh cacing adalah sifon yang berfungsi untuk menghisap dan mengeluarkan air laut. Di bagian insangnya, terdapat bakteri yang menjadi sumber energi bagi cacing kapal ini.
