HarianBernas.com ? Tua-tua keladi, makin tua makin menjadi. Itulah ungkapan yang pada intinya ingin menggambarkan kalau usia yang makin senja tidak lantas membuat seseorang jadi semakin lemah dan tidak berdaya. Di kota Calape di Filipina selatan, seorang pria berusia 70 tahun yang bernama Lolo (Kakek) Peryong nekat menyerang anggota Abu Sayyaf seorang diri.
Menurut penutuan Kapten Jojo Mascarinasdari angkatan bersenjata Filipina, peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 15 Mei siang. Saat itu Peryong sedang membersihkan halaman rumahnya sendirian.
Mendadak anggota kelompok militan Abu Sayyaf yang bernama Abu Ubayda muncul di hadapannya. Saat itu Abu Ubayda sedang melarikan diri dari pasukan Filipina yang tengah mengejarnya.
Bukannya takut, Peryong justru langsung menyerang Ubayda dengan senjata tajam bolo yang sedang dibawanya. Padahal Ubayda saat itu masih menenteng senjata api. Ubayda jelas kaget, namun ia dengan sigap berhasil menghindari ayunan bolo yang dilayangkan oleh Peryong.
Ubayda lantas berhasil merebut bolo milik Peryong dan kemudian menusuknya. Ia juga sempat memukulkan gagang senapannya ke arah Peryong. Namun sebelum Ubayda berhasil menghabisi Peryong, pasukan Filipina yang mengejarnya akhirnya menampakkan diri dan menembak Ubayda hingga tewas di tempat.
Luka yang diderita Peryong untungnya tidak fatal. Sekarang ia tengah menjalani perawatan di rumah sakit dan kondisinya berangsur membaik. Kendati gagal mengalahkan Abu Ubayda sendirian, tindakan heroik Peryong memberi cukup waktu bagi militer Filipina untuk menemukan dan memojokkan Abu Ubayda. Lain kali hati-hati ya, kek…
