HarianBernas.com ? Islamofobia merupakan masalah yang kian sering terjadi di negara-negara yang memiliki minoritas Muslim. Seringnya terjadi aksi-aksi terorisme bermotif agama lantas dijadikan pembenaran oleh golongan non-Muslim untuk mengucilkan atau bahkan menyerang sembarang warga Muslim yang kebetulan ada di negaranya.
Hal itulah yang belum lama ini terjadi di Portland, AS. Dua perempuan Muslim yang sedang menaiki kereta di kota tersebut menjadi sasaran intimidasi oleh seorang pria asing pada hari Jumat (26//2017) siang waktu setempat. Pria tersebut diketahui bernama Jeremy Joseph Christian dan berusia 35 tahun.
Di hadapan dua perempuan tadi, Jeremy melontarkan kata-kata ejekan bernada rasis sambil berseru kalau ?semua Muslim harus mati?. Tiga orang penumpang kereta yang lain lantas memutuskan untuk ikut campur dan meminta supaya Jeremy menghentikan tindakannya tersebut. Namun bukannya menurut, Jeremy justru langsung mengeluarkan pisau yang dibawanya dan menusuk mereka bertiga.
Dua orang pria yang tewas akibat menjadi korban penusukan diketahui bernama Ricky John Best (53 tahun) dan Taliesin Myrddin Namkai Meche (23). Korban lainnya yang bernama Micah David-Cole Fletcher (21) bernasib lebih beruntung karena kendati turut menderita luka serius, lukanya tidak sampai membahayakan nyawanya.
Jeremy sendiri berhasil ditangkap oleh polisi tidak lama sesudah kejadian. Menurut laporan Reuters, Jeremy kerap membuat postingan dan status bermotif kebencian rasial di akun Facebook miliknya. Jeremy sebelum ini juga diketahui sempat berurusan dengan polisi akibat terlibat dalam kasus perampokan dan penculikan. Sidang pembacaan dakwaan atas Jeremy rencananya akan digelar pada hari Selasa mendatang.
