HarianBernas.com ? Kompleks pertambangan normalnya bukanlah tempat di mana Anda bisa menemukan lautan uang dalam artian yang sebenarnya. Namun di Rusia, pemandangan macam itu kenyataannya benar-benar terjadi.
Kelompok penjelajah asal St. Petersburg mengaku kalau pihaknya menemukan lautan uang dari zaman Uni Soviet di sebuah bekas kompleks pertambangan yang terletak wilayah Vladimir, Rusia barat. Mereka juga sudah mengunggah video ke YouTube untuk menunjukkan temuannya tersebut.
Jumlah uang yang ada di tempat tersebut dilaporkan mencapai 1 milyar rubel atau setara dengan 239 milyar rupiah jika memakai nilai tukar modern. Namun sayangnya uang-uang tersebut sekarang tidak lagi bernilai karena Uni Soviet sudah runtuh sejak tahun 1991 dan mata uangnya tidak lagi diakui sebagai mata uang yang sah oleh pemerintah Rusia.
Kelompok penjelajah tadi mengaku kalau mereka melakukan pencarian untuk membuktikan desas-desus jika pemerintah Uni Soviet menjelang keruntuhannya membuang uang-uang tersebut ke tempat tersembunyi.
Namun hingga kelompok penjelajah tersebut memeriksa pertambangan tadi dengan mata kepala mereka sendiri, tidak ada warga sekitar yang berani masuk ke dalamnya karena lokasi tersebut dicurigai sudah terkontaminasi radiasi nuklir sisa-sisa proyek misil Uni Soviet.
Olga Bogdanova selaku salah satu anggota tim penjelajah mengaku takjub sekaligus trenyuh melihat pemandangan tersebut. ?Ada kesenangan dan kesedihan, karena kau sadar jika ini adalah masa lalu yang tidak akan pernah kembali. Semua uang ini harusnya sudah lebih dari cukup untuk setiap orang,? kata Olga membayangkan jika semua warga Uni Soviet bisa hidup mapan dengan uang-uang ini.
