HarianBernas.com ? Petaka bom masih enggan meninggalkan Pakistan. Al Jazeera memberitakan kalau setidaknya 25 orang tewas dan 37 lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan yang terjadi di kota Mastung, Pakistan selatan. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Jumat (12/5/2017) waktu setempat tidak lama setelah ibadah shalat Jumat.
Konvoi yang dinaiki oleh deputi pemimpin senat Abdul Ghafoor Haideri menjadi sasaran utama ledakan bom tersebut. Haidari selamat dalam insiden ini dan hanya menderita luka ringan dari pecahan kaca. Namun supir dan satu penumpang lain dalam mobil yang dinaiki Haidari harus kehilangan nyawanya.
Para korban ledakan lantas dibawa ke rumah sakit di kota Quetta yang terletak 50 km di sebelah utara lokasi kejadian. Saat dalam perjalanan menuju rumah sakit, Haideri sempat berbicara melalui telepon kepada wartawan televisi lokal Geo News. Ia membenarkan kalau dirinya baik-baik saja sambil mengucap syukur kepada Allah. Haideri lantas menjelaskan kalau ketika ledakan terjadi, ia terkena pecahan kaca depan.
Belum diketahui siapa pelaku serangan ini. Provinsi Balochistan tempat peristiwa ini terjadi sendiri sudah sejak lama diketahui sebagai provinsi yang bergolak karena adanya pemberontakan yang dilakukan oleh kelompok separatis setempat. Juru bicara pemprov Balochistan menjelaskan kalau polisi sekarang masih mengumpulkan bukti-bukti dari tempat kejadian perkara untuk mengetahui penyebab dan jenis ledakan.
