HarianBernas.com ? Sejak akhir pekan kemarin, dunia dihebohkan oleh serangan virus penyandera komputer (ransomware) yang bernama WannaCry. Program ini bakal mengunci komputer berikut data yang tersimpan di dalamnya jika sang pemilik tidak mengirimkan uang tebusan ke alamat yang sudah ditampilkan oleh sang pembuat ransomware. Al Jazeera memberitakan kalau setidaknya 57 ribu komputer yang tersebar di 99 negara berbeda menjadi korban serangan WannaCry.
WannaCry sendiri ternyata bukanlah satu-satunya ransomware yang pernah mewabah dan memusingkan para pengguna komputer di seluruh dunia. Sebelumnya sudah pernah ada kasus-kasus serangan oleh beragam ransomware yang memiliki pola serangan berbeda-beda. Berikut adalah 3 contoh ransomware yang sempat menjadi fenomena di dunia maya:
1. Petya
Ransomware ini pertama kali muncul pada bulan Maret 2016 dan menyebar melalui file yang dilampirkan pada e-mail. Begitu Petya aktif menginfeksi suatu komputer, komputer yang menjadi korban akan berkedip-kedip dan menampilkan gambar tengkorak yang tersusun dari beragam huruf dan simbol.
Jika pemilik komputer menekan tombol pada keyboard, muncul pesan berisi instruksi mengenai ke mana korban harus mengirimkan uang supaya bisa mendapatkan kode sandi untuk membuka kembali komputernya. Sejak pertama kali muncul, Petya berulang kali dirilis ulang oleh pelakunya dengan tingkat kerusakan yang berbeda-beda.
2. Satana
Dalam bahasa Rusia, satana berarti ?setan?. Dan program yang satu ini memang benar-benar kejam layaknya setan. Jika komputer seseorang terinfeksi program ini, maka komputer korban akan terkunci dan tidak bisa dioperasikan. Layar komputer korban juga bakal menampilkan pesan berisi alamat e-mail pelaku dan instruksi untuk mengirimkan uang tebusan lewat bitcoin.
Kekejaman Satana belum sampai di sana. Kalaupun komputer korban berhasil dibuka kembali dengan atau tanpa membayar uang tebusan, data yang ada di dalam komputer korban bakal tetap hilang. Pasalnya begitu aktif, Satana bakal memeriksa dan mengubah file-file yang ada di komputer secara massal sehingga file-file tadi tidak bisa lagi dibuka untuk selamanya.
3. Jigsaw
Anda pernah menonton film Saw atau film-film lanjutannya? Jika ya, maka anda pasti tahu kalau di film tersebut ada tokoh pembunuh berantai yang bernama Jigsaw. Di dalam filmnya, Jigsaw diketahui menggunakan boneka berwajah menyeramkan untuk berkomunikasi dengan korbannya. Dan sekarang Jigsaw meneror korbannya melalui dunia maya.
Begitu aktif menginfeksi komputer korbannya, ransomware yang satu ini bakal menampilkan foto boneka Jigsaw dan pesan berisi perintah supaya korban membayar uang tebusan kepada pelaku. Jika pelaku tidak membayar uang tebusan yang diminta, Jigsaw akan menghapus file-file yang ada di komputer korban setiap satu jam.
