HarianBernas.com ? Sindikat pencuri adalah momok bagi siapapun yang memiliki barang berharga. Tak terkecuali untuk mereka yang tinggal di negara maju macam Jerman sekalipun.
Baru-baru ini, pihak kepolisian Jerman mengumumkan kalau pihaknya berhasil membongkar sindikat pencuri yang bertanggung jawab atas setidaknya seperlima kasus pencurian yang terjadi di negara tersebut.
Anggota kepolisian yang bernama Reinhold Bergmann mengilustrasikan struktur kelompok ini layaknya seekor gurita yang tentakelnya menyebar ke mana-mana. Sindikat ini diketahui memiliki jaringan operasi yang tersebar mulai dari Spanyol hingga Kroasia. Banyak dari para anggotanya yang memiliki hubungan darah dan pernikahan satu sama lain.
Investigasi terhadap sindikat ini sendiri berawal pada bulan Januari tahun lalu. Dalam peristiwa tersebut, polisi menangkap 3 orang wanita di kota Muenchen atas tuduhan memasuki bangunan milik orang lain tanpa izin. Ketiga remaja tersebut begitu menarik perhatian polisi karena kendati masih berusia belia, mereka memiliki tingkat kemahiran yang tinggi. Polisi pun curiga kalau mereka bertiga dilatih oleh jaringan kriminal profesional.
Bak kartu domino yang bertumbangan, penangkapan 3 remaja tadi membuka tabir sindikat curanmor yang selama ini tersembunyi. Penangkapan besar-besaran pun terjadi di dalam dan luar Jerman. Menurut Bergmann, sindikat curanmor ini memiliki anggota sebanyak 500 orang. Mereka sengaja melatih perempuan muda untuk melakukan tindak kriminal karena perempuan cenderung lebih teliti dan beresiko lebih rendah untuk ditangkap.
Tidak diketahui secara pasti nilai total barang berharga yang berhasil mereka curi. Namun polisi memperkirakan kalau jumlahnya mencapai jutaan euro. Di kota Zagreb, Kroasia, polisi setempat menemukan kalau anggota sindikat ini hidup mewah di villa mewah yang berlantai marmer. Polisi Kroasia juga menemukan perhiasan dan uang kertas sebanyak ratusan ribu euro di dalam villa tersebut.
