HarianBernas.com ? Sebagai badan intelijen milik negara adidaya, sudah barang tentu CIA memiliki banyak perlengkapan untuk membantu keperluan spionasenya. WikiLeaks baru-baru ini kembali merilis rahasia mengenai CIA. Kali ini informasi yang dirilis oleh WikiLeaks adalah mengenai program penyadap milik CIA.
Informasi mengenai program tersebut berasal dari dokumen tertanda bulan November 2015 yang diduga kuat sebagai dokumen buatan CIA. Dalam dokumen tersebut kalau CIA mengembangkan piranti lunak bernama Athena. Piranti lunak tersebut bisa digunakan untuk menyadap komputer maupun perangkat seluler.
Athena bekerja dengan cara menyusup ke dalam komputer target dan kemudian menyalin data yang ada di dalamnya. Komputer yang bisa disusupi oleh Athena adalah komputer yang menggunakan sistem operasi Windows XP hingga Windows 10. Athena juga memiliki varian bernama Hera yang hanya bisa berfungsi di sistem operasi Windows 8 hingga Windows 10.
Dokumen yang sama juga menjelaskan bagaimana cara menyusupkan Athena ke dalam komputer target. Cara-cara yang disarankan terdiri dari metode instalasi manual secara sembunyi-sembunyi, jaringan pemasok, hingga memakai program khusus bernama Windex.
Athena merupakan program rahasia hasil kerja sama antara CIA dengan perusahaan Siege Technologies. Dalam wawancara yang pernah diikutinya pada tahun 2014, Jason Syversen selaku pendiri Siege Technologies menjelaskan kalau ia merasa bahwa menciptakan senjata di dunia maya bukanlah hal yang salah.
?Ini sedikit berbeda dibandingkan bom dan senjata nuklir. Itu adalah bidang yang rumit secara moral bagi saya. Sekarang daripada menjatuhkan bom dan memiliki korban tewas sampingan, anda benar-benar bisa menekan korban tewas dari kalangan sipil. Yang mana merupakan solusi kemenangan bersama untuk semuanya,? jelasnya.
