HarianBernas.com ? Obasi Shaw adalah nama dari seorang mahasiswa asal Universitas Harvard. Untuk menamatkan studinya, mahasiswa berusia 20 tahun tersebut harus membuat tugas akhir atau disertasi. Membuat tugas akhir menjelang kelulusan bukanlah hal yang aneh. Namun yang membuat Shaw berbeda dari murid-murid Harvard lainnya adalah topik disertasi yang diangkatnya.
Mahasiswa kulit hitam tersebut memilih untuk mengumpulkan album hip-hop sebagai disertasinya. Keputusannya tersebut sekaligus menjadikan disertasi miliknya sebagai disertasi bertipe album musik pertama yang pernah ada dalam sejarah Universitas Harvard yang sudah berdiri sejak abad ke-17.
Kepada BBC, Shaw mengaku kalau ide untuk menulis album ini berasal dari hobinya menulis lirik lagu rap dan membaca puisi. Ia menambahkan kalau dirinya membutuhkan waktu satu tahun untuk menyelesaikan albumnya ini.
Album yang menjadi topik bahasan dalam disertasi ini berjudul Liminal Minds dan berisi 10 buah lagu. Menurut penjelasannya, lagu ini merupakan hasil kombinasi dari puisi klasik Inggris dan isu identitas rasial di AS. Ia juga sudah mengunggh albumnya ke SoundCloud dan sudah didengarkan sebanyak ribuan kali.
Hebatnya lagi, kendati disertasi ini adalah yang pertama dalam jenisnya, disertasinya diterima dan memperoleh nilai A-. Shaw pun sudah memiliki gambaran mengenai apa yang bakal ia lakukan jika sudah lulus. Ia berniat mengikuti pelatihan pembuatan piranti lunak di kantor Google pada tahun ini sambil melanjutkan hobinya membuat lagu.
