JAKARTA, HarianBernas.com – Pihak kepolisian Republik Indonesia (Polri) diminta mencari waktu yang tepat jika akan memeriksa penyidik KPK Novel Baswedan, dalam rangka mencari alat bukti guna menelisik pelaku penyiram air keras wajah Novel. Ihwal adanya hal ini dikatakan Kabiro Humas KPK Febri Diansyah
“Terkait dengan rencana pemeriksaan Novel sebagai saksi korban, kita sudah berkoordinasi dengan pihak Polri. Sekarang kita mencari waktu yang tepat,” kata Febri dni Jakarta Senin (08/05/17).
Selain waktu yang tepat, faktor lain juga patut dipertimbangkan meskipun bertujuan baik dalam rangka membuat terang perkara penyiraman air keras yang menimpa Novel.
“Tentu perlu mendengar dan mendapatkan arahan juga dari pihak dokter ahli yang bertanggung jawan dalam proses perawatan Novel selama ini. Sejauh mana proses pemeriksaan bisa dilakukan, dan dalam kondisi apa itu dapat dilakukan. Karena ada kondisi-kondisi yang sangat berisiko secara medis yang perlu dihitung,” pintanya.
Lebih lanjut menurutnya, faktor lain seperti masalah perbedaan yurisdiksi mengingat sudah melintasi negara lain, maka sudah seharusnya diperhatikan juga.
“Selain itu tentu saja karena pemeriksaan akan dilakukan di luar wilayah Indonesia tentu perlu koordinasi juga dengan pihak setempat. Jadi tidak bisa kemudian pemeriksaan dilakukan seperti halnya pemeriksaan dilakukan di Indonesia. Namun lebih dari itu, kami cukup percaya tim yang menangani kasus ini tanpa perlu harus mendengar, melakukan pemeriksaan pada saksi korban, sepatutnya sudah bisa menemukan pihak-pihak yang diduga melakukan serangan itu. Apalagi dari informasi yang kita dapatkan dari Novel melalui tim yang mendampingi, sebelumnya di hari-hari awal ketika Novel masih ada di Jakarta, beberapa informasi sudah disampaikan juga ke pihak Polri, ” tukasnya.
