HarianBernas.com – Slow TV adalah acara televisi asal Norwegia yang menawarkan tayangan-tayangan yang sungguh tidak biasa. Dengan melihat namanya sepintas, kita pasti sudah bisa membayangkan tayangan macam apa yang disajikan oleh Slow TV.
Acara televisi yang disiarkan oleh stasiun NRK tersebut memang fokus menyajikan video-video yang disajikan secara lambat dan berdurasi panjang. Misalnya perjalanan menaiki kapal selama 7,5 jam dan video orang yang sedang menjahit selama 13 jam.
Kendati terlihat aneh, video-video yang disajikan oleh Slow TV ternyata cukup diminati oleh publik Norwegia. Video mengenai perjalanan kereta selama 7 jam dilaporkan berhasil menjaring 1,2 juta penonton ketika pertama kali ditayangkan pada tahun 2009 silam. Jumlah yang terbilang tinggi untuk negara seukuran Norwegia yang populasinya hanya sekitar 5 juta jiwa.
Tingginya animo publik tersebut lantas ditanggapi oleh NRK dengan menayangkan acara lain yang juga berdurasi panjang. Kali ini tema yang diangkat dalam Slow TV adalah migrasi musiman yang ditempuh oleh kawanan rusa kutub dari padang rumput Finmark menuju Pulau Kvaloya yang suhunya lebih hangat dan rumputnya masih melimpah.
Siaran langsung mengenai perjalanan migrasi tersebut sebenarnya direncanakan untuk mencapai puncak penayangannya pada tanggal 28 April. Di tanggal tersebut, kawanan rusa tadi diperkirakan sudah mulai berenang menuju Pulau Kvaloya. Namun perkiraan tersebut meleset karena kawanan rusa tadi ternyata menempuh rute perjalanan yang lebih jauh.
Di tanggal yang awalnya direncanakan sebagai hari terakhir penayangan, rusa-rusa tadi justru belum menunjukkan tanda-tanda bakal segera melanjutkan perjalanannya. Hal tersebut lantas memaksa NRK menghentikan penayangan Slow TV hingga waktu yang tidak ditentukan. Ternyata acara yang lambat macam Slow TV sekalipun tetap tidak bisa menoleransi hal yang terlalu lambat.
