HarianBernas.com ? Rencana kontroversial diumumkan oleh Theresa May. Perdana Menteri Inggris tersebut menyatakan kalau dirinya ingin melegalkan kembali praktik perburuan rubah. Hal tersebut diumumkan oleh May ketika dirinya tengah melakukan kunjungan ke sebuah pabrik di kota Leeds.
?Ini adalah sebuah situasi di mana seseorang memiliki satu dari dua pandangan, mendukung atau menentang. Dan seperti yang terlihat, secara pribadi saya mendukung praktik perburuan rubah. Dan kami memegang komitmen kami… untuk mengizinkan dilakukannya pemungutan suara. Ini akan memberikan parlemen kesempatan untuk mengambil keputusan terkait hal ini,? kata tokoh Partai Konservatif seperti yang dilansir oleh The Independent.
David Cameron selaku Perdana Menteri Inggris yang terdahulu sebenarnya sudah berniat mengajukan topik ini ke parlemen. Namun akibat kurangnya dukungan, rencana Cameron tersebut gagal terlaksana. Kini May berniat menghidupkan kembali wacana tersebut menjelang dilaksanakannya pemilu legistlatif Inggris pada bulan Juni mendatang untuk mengukuhkan kedudukannya di pemerintahan.
Rencana May tersebut disambut hangat oleh Lord Mancroft. Menurut pemimpin Dewan Asosiasi Perburuan tersebut, pemerintahan May bisa kembali melegalkan perburuan rubah jika dirinya memiliki cukup dukungan di parlemen. Ia juga menambahkan kalau pembahasan mengenai topik ini bisa digelar pada penghujung tahun ini.
Pemerintah Inggris melarang praktik perburuan rubah sejak tahun 2004. Menurut jajak pendapat yang dimuat oleh The Independent, lebih dari 80 persen responden menyatakan rasa tidak setujunya terhadap pelaksanaan kegiatan olah raga berburu ini. Namun mereka yang mendukung legalisasi perburuan rubah berpendapat kalau sebenarnya praktik perburuan rubah secara ilegal masih berlangsung hingga sekarang.
