HarianBernas.com – Sudah enam bulan berlalu sejak Bhumibol Adulyadej tutup usia. Masa berkabung nasional selama setahun pun diumumkan untuk mengenang alamarhum raja Thailand tersebut. Rencananya begitu masa berkabung usai, pembakaran jasad Bhumibol baru akan dilaksanakan. Untuk menyongsong peristiwa tersebut, para pematung Thailand pun beramai-ramai membuat patung bertema spiritual.
Satu dari sekian banyak patung yang dibuat oleh para pemahat tersebut adalah patung garuda buatan seniman Pitak Chalermlao. Patung ini menampilkan sosok Garuda berukuran besar yang sedang menyentuhkan kedua telapak tangannya. Sepintas patung yang dibuat oleh Pitak tidak berbeda dibandingkan patung-patung Garuda yang pernah ada.
Namun jika bagian perut dan sayapnya dilihat dengan lebih cermat, barulah orang-orang bisa melihat bahwa patung Garuda yang satu ini tidak seperti patung Garuda pada umumnya. Di bagian perut patung ini, terdapat gambar bunga dengan logo Facebook di bagian tengahnya. Lalu di bagian permukaan sayapnya, terdapat logo perusahaan teknologi Apple.
Penyisipan kedua logo perusahaan teknologi modern tersebut bukanlah untuk iseng semata. Menurut pengakuan Pitak seperti yang dikutip oleh Channel News Asia, ia menyematkan logo Facebook dan Apple untuk menunjukkan rasa kagumnya akan sikap Bhumibol yang bersedia menerima masuknya teknologi modern dan berpikir jauh ke depan. Ia juga memaparkan kalau di masa kepemimpinan Bhumbol, Facebook dan Apple memiliki peran yang kian penting di negara Thailand.
Alih-alih menerima sanjungan, tindakan Pitak menaruh logo Facebook dan Apple di patung Garuda justru dikecam habis-habisan oleh netizen Thailand. Menurut mereka, penggunaan logo Facebook dan Apple di acara sesakral pembakaran jasad raja Thailand bukanlah hal yang etis.
Sadar kalau patung yang dibuatnya ternyata menuai tanggapan negatif, Pitak pun kemudian bertindak cepat. Ia buru-buru meminta maaf kepada netizen melalui akun Facebook miliknya. Ia juga berujar kalau tindakannya menyisipkan logo perusahaan teknologi pada patung Garuda semata-mata untuk menunjukkan rasa kagumnya terhadap mendiang raja Thailand.
