HarianBernas.com – Bersepeda atau yang populer disebut gowes, menjadi salah satu jenis olahraga ringan yang mudah dilaksanakan oleh segala usia. Mengenai manfaatnya bagi kesehatan, bersepeda juga tak kalah besar dari olahraga jogging bahkan aerobik.
Bepergian dengan sepeda akan membantu kalian meningkatkan vitalitas, membakar kalori, dan menghilangkan stres. Jadi, cobalah duduk dan mulai kayuh sepedamu untuk mendapatkan semua manfaatnya. Berikut 9 manfaat penting bersepeda bagi kesehatan, yaitu:
1. Cepat Membakar Kalori
Bersepeda bisa membakar sekitar 300 kalori per jam dengan kecepatan sedang, 400 kalori per jam jika dengan kecepatan 10-11 mph, dan 700 kalori bersepeda gunung di medan berat selama 1 jam. Bahkan, kalian sudah bisa membakar lemak sebanyak 5 kg selama setahun dengan hanya menggunakan waktu setengah jam sehari bersepeda dengan kecepatan sedang.
2. Membakar Lemak dan Mengencangkan Otot
Setiap putaran pedal membakar lemak dan memperkuat otot-otot di pantat, paha, betis, telapak, dan pergelangan kaki. Naik sepeda di atas tanah yang bergelombang atau menanjak akan melatih tubuh atas karena lebih banyak berat tubuh Anda didukung oleh lengan dan bahu.
3. Meningkatkan Suasana Hati (mood)
Kecemasan, stres, dan depresi bisa diatasi dengan bersepeda. Aktivitas bersepeda itu sendiri juga merupakan kesenangan dan kepuasan yang diperoleh dari naik sepeda. Bersepeda baik untuk kesehatan mental seperti halnya bentuk-bentuk aktifitas latihan yang lain seperti aerobik. Hal ini mungkin disebabkan karena pelepasan endorfin (senyawa kimia otak yang menimbulkan perasaan senang).
4. Dapat Mencegah Penyakit Jantung
Sebuah studi yang dilakukan oleh British Medical Association menemukan bahwa bersepeda sejauh 20 mil dalam seminggu dapat mengurangi resiko terkena penyakit jantung koroner sebesar 50 persen. Sementara itu, bersepeda juga bisa menghilangkan kerutan tanda-tanda penuaan. Penelitian lain menunjukkan bahwa mengayuh sepeda secara umum menyehatkan, bahkan membuat seseorang kelihatan sekitar 10 tahun lebih muda.
5. Resiko Cidera Terbilang Rendah
Ketika Anda berada di atas sepeda, sekitar 70 persen berat badan Anda didukung oleh sadel dan setang, yang secara signifikan mengurangi efek pada lutut dan pergelangan kaki. Dengan demikian, bersepeda lebih cocok bagi orang yang memiliki persendian lemah karena dampaknya lebih rendah daripada ketika mereka berjalan kaki. Hal ini juga lebih mengurangi resiko cedera bagi orang obesitas, dibandingkan jika mereka melakukan olahraga lainnya.
6. Bagus Untuk Meningkatkan Stamina
Bersepeda adalah jenis olahraga low impact. Dengan demikian, bersepeda merupakan cara terbaik untuk meningkatkan stamina karena Anda bisa mengayuh lebih lama lagi daripada melakukan aerobik atau berjalan kaki yang membuat lebih cepat lelah. Selain itu, bersepeda juga akan memperkuat jantung dan paru-paru, yang memungkinkan kalian bekerja lebih efisien sehingga kalian merasa lebih mudah melakukannya hingga akhir.
7. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Beberapa studi menunjukkan bahwa aktivitas tingkat moderat, seperti bersepeda, bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga membuat tubuh lebih kebal terhadap penyakit termasuk batuk dan pilek. Lebih baik lagi, jika hari-hari ke tempat kerja kalian dilalui dengan bersepeda daripada naik sepeda motor (tentunya jika kondisi memungkinkan).
8. Sangat Mudah Dimasukkan ke Dalam Gaya Hidup Sehat
Bersepeda merupakan latihan aerobik yang mudah dilakukan secara rutin dalam kehidupan kaliam. Jadi, bersepeda menjadi olahraga yang ideal untuk keluarga karena bisa dilakukan oleh hampir segala usia, ukuran tubuh, dan kondisi. Bahkan, dengan bersepeda kita masih mendapatkan keuntungan memperoleh udara segar dan pemandangan yang bebas terlihat.
9. Meningkatkan Keseimbangan dan Koordinasi
Cukup hanya dengan duduk di sadel dan menaikkan kaki dari tanah merupakan latihan keseimbangan bagi kalian. Saat berbelok akan melibatkan otot inti untuk membuat tubuh kalian tegak. Sementara itu, mengubah gigi atau menggunakan lengan atau kaki juga memerlukan koordinasi. Jangan khawatir jika merasa bergetar pada awal naik sepeda karena hal ini akan terus meningkat dengan sering melakukan praktek belajar.
Persiapan untuk memulai tak perlu banyak. Kalian cukup menyediakan pakaian yang santai, helm, atau sepatu jika diperlukan. Kalian mungkin hanya perlu mempersiapkan alat-tambahan, yang biasanya sudah menjadi satu paket dalam pembelian sepeda baru. Kecuali jika bersepeda down hill, kalian mungkin harus menggunakan baju, sepatu, dan helm khusus. Bersepeda santai, tak harus ribet saat akan memulainya.
