HarianBernas.com – Mengajarkan sang buah hati untuk ikut menjalankan ibadah puasa tentu bukan suatu yang mudah. Hal ini membutuhkan banyak kesabaran, ketekunan, dan tentu kasih sayang. Selain itu, kreativitas saat mengenalkan puasa pada anak juga cukup penting.
Jika saat puasa anak rewel, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Ajarkan Anak Puasa Secara Bertahap
Memaksa anak untuk langsung melakukan puasa penuh tentu sangat sulit, terlebih lagi jika anak harus dimarahi karena gagal melakukan puasa penuh. Hal ini justru akan membuat sang buah hati takut, membenci puasa, dan kapok untuk menjalankan puasa. Oleh karena itu, harus dilakukan secara bertahap.
Salah satu hal yang harus diingat adalah, apapun yang dilakukan anak harus dalam keadaan senang, ikhlas dan fokus dalam melakukannya. Untuk langkah pertama, mulailah untuk membatasi balita makan dan minum 3-4 jam. Setelah itu biarkan mereka makan sesukanya.
Jika tahap pertama lancar, dan anak kuat untuk menahannya, tambah jamnya menjadi 4-6 jam. Biarkan tubuh dan pikiran mereka beradaptasi.
Menjadi paling penting adalah bagaimana membuat anak mulai mengenal makna puasa dan tata cara puasa sejak dini yang tentunya disesuaikan dengan kondisi fisik dan perkembangan psikologisnya.
2. Jika Anak Tidak Kuat, Jangan Dimarahi atau Diejek
Cobalah untuk tidak mengecilkan semangat sang anak, dengan tidak memarahi atau mengejak mereka. Jika anak mulai rewel karena tidak kuat melanjutkan puasa, cobalah untuk memberi pengertian terlebih dahulu. Cobalah dengan sabar dan pelan, sembari mengecek kondisi fisik anak, untuk memastikan bahwa dia baik-baik saja.
Namun, jika kondisi fisik dan kesehatan mengkhawatirkan, sebaiknya sang anak diperbolehkan untuk berbuka lebih awal. Sang anak bisa diajak untuk melanjutkan puasa di hari berikutnya.
3. Buat Anak Lupa Akan Rasa Lapar
Jika anak mulai rewel dan merasa lapar pada jam-jam tertentu, usahakan untuk mengalihkan perhatian mereka. Ajak mereka bermain atau jalan-jalan.
Selain itu kalian bisa mengajak mereka membaca buku atau tidur. Alihkan agar anak tidak lagi mengeluhkan rasa lapar.
4. Tambah Semangat Anak Dengan Menjanjikan Hadiah Saat Lebaran
Hal ini hanya untuk menambah semangat anak semata. Hadiah yang dijanjikan pun tak perlu yang mewah dan mahal. Tidak harus berbentuk barang, kalian bisa mengajak anak untuk jalan-jalan ke taman bermain saat lebaran.
Sekali lagi ini hanyalah untuk memacu semangat anak, sehingga tidak perlu menjanjikan hal yang berlebih.
