HarianBernas.com – Untuk bisa memahami apa yang dipikirkan seseorang, Anda tidak harus menjadi agen terlatih. LaRae Quy mengungkapkan, kalau orang biasa-biasa saja juga bisa melakukannya.
Menurut LaRae, untuk bisa membaca pikiran orang lain, Anda hanya perlu tahu celahnya. Lalu, bagaimana cara melakukannya? Berikut ini, simak beberapa cara untuk membaca pikiran orang lain menurut LaRae Quy seperti yang dikutip dari terselubung.
Meskipun demikian, cara ini tidak sepenuhnya benar hanya bisa menggambarkan sedikit apa yang dipikirkan seseorang.
1. Tentukan Model Dasar Prilaku Mereka
Setiap orang memiliki perilaku fisik yang berbeda-beda. Manusia berperilaku dengan cara yang berbeda karena beberapa alasan. Mendefinisikan model dasar perilaku seseorang akan membantu Anda untuk memahami prilaku seseorang. Sepeti kebiasaannya, apakah ia orang jujur atau bukan, apakah ia pemarah, tidak dewasa, dan sebagainya.
2. Perhatikan Kebiasaannya
Kebiasaan juga bisa membantu Anda menilai seseorang. Perbedaan kebiasaan yang dimiliki setiap orang memiliki arti yang berbeda-beda. Misalnya saja, orang yang suka membersihkan tenggorokannya ketika gugup. Kebiasaan itu mungkin saja menunjukkan kalau orang tersebut memiliki sesuatu yang disembunyikan yang tidak bisa dilihat dengan mata.
3. Perhatikan Gerakan Tubuhnya
Sebuah gerakan atau isyarat tidak selalu memiliki arti tertentu. Tapi jika gerakan tersebut satu demi satu mengikuti sebuah pola, maka Anda harus memperhatikan gerakan tubuh orang tersebut.
Misalnya saja, seseorang batuk atau menggaruk kepala secara berulang kali. Anda harus berhati-hati jika sedang berhadapan dengan orang seperti ini.
4. Bandingkan Perilaku
Jika Anda melihat seseorang bertindak seperti tidak biasanya, berarti ada yang salah dengan orang tersebut. Untuk mengetahui perbedaan perilaku, Anda bisa melihatnya dari ekspresi wajah, pose tubuh, dan juga bahasanya.
5. Lihat ke Dalam “Kaca”
Otak memiliki sesuatu yang spesial yang disebut neuron cermin. Ini dapat mencerminkan kondisi pikiran kita, misalnya saja saat kita sedang bahagia maka wajah akan tersenyum atau jika sedang kesal, wajah terlihat marah. Dengan penilaian ini, Anda bisa menentukan apakah seseorang itu suka kepada Anda atau tidak.
Contoh lain, ketika Anda berbicara dengan seseorang, lalu orang tersebut menunjukkan ekspresi wajah mengerutkan kening, itu bisa berarti orang tersebut kesal kepada Anda.
