HarianBernas.com ? Sapi adalah hewan ternak yang memiliki begitu banyak manfaat bagi manusia. Hampir seluruh bagian tubuhnya bisa dimanfaatkan untuk konsumsi manusia. Sapi yang masih berada dalam kondisi hidup juga bisa digunakan untuk keperluan transportasi dan membajak sawah.
Manfaat sapi bagi manusia nampaknya akan kembali bertambah. Percobaan yang dilakukan oleh organisasi IAVI yang bergerak di bidang riset AIDS menemukan kalau sapi mungkin bisa membantu terciptanya vaksin AIDS di masa depan.
Tim IAVI awalnya menyuntikkan virus HIV ke dalam tubuh sapi. Hanya dalam hitungan minggu, sapi yang disuntik tersebut sudah menghasilkan cukup antibodi untuk menghalangi penyebaran virus HIV.
?Sungguh gila bagaimana ini terlihat. Pada manusia, butuh tiga hingga lima tahun untuk mengembangkan antibodi yang kita bicarakan,? kata Devin Sok yang terlibat dalam penelitian ini. ?Siapa yang bakal mengira kalau biologi sapi memberikan kontribusi yang signifikan untuk HIV??
Hasil penelitian Sok dan rekan-rekannya juga menunjukkan kalau antibodi sapi sanggup melenyapkan 96 persen virus HIV dalam kurun waktu 381 hari. ?Tidak seperti antibodi manusia, antibodi hewan ternak punya kecenderungan lebih tinggi untuk memiliki keistimewaan yang unik dan memberinya keunggulan atas HIV,? kata anggota peneliti lain yang bernama Dennis Burton.
Kendati hasil penelitian ini merupakan kabar baik di sektor penelitian AIDS, masih diperlukan proses yang panjang untuk benar-benar mendapatkan vaksin HIV yang dibutuhkan manusia. Namun hasil penelitian ini diharapkan bisa memberikan petunjuk untuk mendapatkan vaksin yang dimaksud.
