HarianBernas.com ? Aktivitas sehari-hari di kota Livingstone mengalami gangguan serius. Penyebabnya adalah pasokan listrik ke kota di Zambia tersebut mendadak terputus. Penyelidikan pun dilakukan ke pusat instalasi listrik untuk mengetahui penyebabnya.
Awalnya pihak keamanan menduga bahwa ada pihak-pihak tak bertanggung jawab yang melakukan sabotase dan memutus pasokan listrik. Apalagi insiden ini terjadi hanya beberapa pekan setelah pasar terbesar di ibukota Lusaka hancur akibat kebakaran hebat. Menurut polisi, kebakaran tersebut terjadi akibat ulah manusia yang disengaja.
Penyelidikan di pusat tenaga listrik Zesco pada akhirnya menemukan bahwa penyebab insiden padamnya tenaga listrik di Livingstone bukanlah akibat manusia. Melainkan akibat ulah babun, sejenis hewan yang masih berkerabat dengan monyet. Hewan tersebut bermain-main dengan instalasi listrik dan tanpa sengaja menyebabkan terhentinya pasokan listrik.
Babun yang menjadi penyebab insiden pemadaman ini sudah diselamatkan dan dipindahkan ke fasilitas milik departemen lingkungan. Kendati terkena tegangan tinggi, babun tersebut diketahui masih hidup karena telapak kakinya memiliki lapisan kulit yang tebal dan tahan terhadap aliran listrik.
Henry Kapata selaku juru bicara Zesco mengumumkan kalau pihaknya sudah menerjunkan teknisi untuk memperbaiki instalasi listrik ini. Ketika insiden pemadaman ini berlangsung, sebanyak 50 ribu penduduk di Livingstone dan sekitarnya dilaporkan menerima dampaknya.
