HarianBernas.com ? Tiongkok sepanjang sejarahnya tidak pernah memiliki pangkalan militer di luar wilayahnya sendiri. Namun hal tersebut nampaknya bakal berubah dalam waktu dekat. Media Xinhua melaporkan kalau Tiongkok berencana membuka pelabuhan militer di Djibouti, negara Afrika Timur yang terletak di seberang Yaman.
Kapal militer Tiongkok yang mengangkut personil dan perbekalan dilaporkan sudah berangkat menuju Djibouti. Setibanya di sana, mereka nantinya bakal membantu mempersiapkan fasilitas tersebut. Pembangunan pelabuhan itu sendiri sudah dimulai sejak tahun lalu.
Jika pangkalan tersebut sudah selesai dibangun, pangkalan yang bersangkutan bakal digunakan sebagai tempat transit bagi armada Tiongkok yang terlibat dalam misi kemanusiaan di Afrika dan Asia Barat. Namun belum diketahui kapan pelabuhan tersebut bakal mulai beroperasi.
Xinhua dalam artikel yang sama menjelaskan kalau pelabuhan ini didirikan usai dilakukannya pertemuan bilateral yang saling menguntungkan kedua belah pihak. Rencananya pelabuhan tersebut juga bakal digunakan untuk beragam tujuan militer seperti latihan gabungan dan patroli di kawasan.
Djibouti dari segi luas wilayah hanyalah negara kecil. Namun lokasi geografisnya yang dekat dengan Terusan Suez dan Semenanjung Arabia menyebabkan negara ini memiliki nilai strategis yang penting. Militer Amerika Serikat dan Jepang juga mengoperasikan pangkalan militer di negara tetangga Ethiopia ini.
