HarianBernas.com ? Wajah merupakan salah satu karakteristik fisik yang kerap digunakan untuk mengetahui identitas seseorang. Pasalnya, selain kembar identik, tidak ada dua orang di dunia ini yang memiliki wajah sama persis.
Langkah ekstrim pun ditempuh oleh bos kartel narkoba yang satu ini supaya tidak ada orang yang mengenalinya sebagai buronan. Pria bernama asli Luiz Carlos da Rocha tersebut melakukan operasi plastik supaya wajahnya terlihat berbeda. Selain melakukan operasi plastik pada wajahnya, pria asal Brazil tersebut juga mengganti namanya menjadi Vitor Luiz de Moraes.
Namun layaknya pepatah bangkai yang disembunyikan baunya akan tercium juga, Rocha akhirnya berhasil ditangkap oleh polisi Brazil di kota Sorisso setelah 30 tahun hidup dengan wajah barunya. Polisi berhasil mengenali identitas asli Rocha dengan membandingkan wajahnya yang sekarang dengan foto-foto lama yang dimiliki oleh pihak kepolisian.
Saat menangkap Rocha, polisi juga turut menyita barang-barang mewah pribadinya seperti mobil, pesawat, dan ladang. Jumlah barang-barang hasil sitaan tersebut ditaksir mencapai 10 juta dollar alias setara 133 milyar rupiah. Namun jumlah tersebut masih belum seberapa karena Rocha diperkirakan memiliki kekayaan pribadi senilai lebih dari 100 juta dollar (1,3 trilyun rupiah).
Rocha merupakan salah satu gembong narkoba terpenting di Amerika Selatan. Menurut pihak kepolisian, kartel narkoba yang dipimpin oleh Rocha memproduksi kokain di Peru, Bolivia, dan Kolombia. Kokain tersebut kemudian dikirim ke Brazil dan Paraguay, sebelum kemudian diekspor lagi ke Eropa dan Amerika Serikat.
Jumlah narkoba yang dibawa oleh kelompok pimpinan Rocha ke Brazil diperkirakan mencapai 5 ton per bulannya. Jika terbukti bersalah, Rocha bisa menghadapi hukuman penjara lebih dari 50 tahun atas tuduhan terlibat dalam perdagangan narkoba internasional dan melakukan pencucian uang.
