HarianBernas.com ? Bukan hanya Yogyakarta yang punya kereta kuda atau delman. Di Bulgaria, delman juga masih digunakan hingga sekarang untuk keperluan transportasi dan pariwisata. Namun belakangan muncul tekanan agar keberadaan delman di Bulgaria segera dihilangkan. Apa penyebabnya?
Kelompok pembela hak hewan PETA adalah kelompok yang mencetuskan pelarangan tersebut. Menurut staf PETA cabang Jerman yang bernama Peter Hofken, kuda-kuda yang digunakan pada delman di Bulgaria berada dalam kondisi tersiksa karena suhu di Bulgaria sedang mengalami peningkatan.
?Kuda-kuda delman kerap kali pingsan akibat kelelahan dan bahkan ada yang sampai mati,? kata Hofken seperti yang dikutip oleh Balkan Insight. ?Adalah waktu yang penting bagi para politikus untuk mengakhiri penyiksaan ini.?
Hofken juga menambahkan kalau banyak turis Jerman yang menyaksikan sendiri kondisi memprihatinkan kuda-kuda penarik delman di Bulgaria. ?Tak ada hal yang romantis sama sekali ketika menyaksikan hewan-hewan sensitif ini terpaksa menarik kereta… di tengah panas yang membara,? kecam Hofken.
Kondisi iklim di Eropa belakangan ini memang kian menghangat akibat fenomena gelombang panas yang disebut Lucifer. Badan meterologi Bulgaria bahkan memperingatkan kalau dalam beberapa hari mendatang, temperatur di negara tersebut bisa mencapai 39o C.
Di sejumlah negara Eropa, delman memang masih digunakan untuk keperluan transportasi wisatawan yang ingin bersantai sambil menikmati pemandangan. Namun fenomena gelombang panas yang tengah menerpa Eropa menyebabkan keberadaan delman mulai dilarang.
Kota Wina di Austria pada tanggal 1 Agustus lalu melarang keberadaan delman untuk sementara karena suhu di kota tersebut dianggap sudah terlampau tinggi. Pemerintah kota Berlin dan Roma dikabarkan juga berniat mengambil langkah serupa. Di Bulgaria, delman banyak digunakan di wilayah pesisir Laut Hitam yang banyak disinggahi oleh turis asing.
