HarianBernas.com ? Ninja menjadi sosok yang tidak terpisahkan jika membicarakan sejarah militer Jepang. Pasalnya keahlian ninja dalam menyusup dan membunuh lawannya tanpa ketahuan sudah begitu mendunia. Ninja sebagai pasukan pembunuh profesional memang sudah tidak ada lagi di masa kini. Namun, hal tersebut tidak lantas menandakan kalau ninja sudah punah seutuhnya.
Baca Kaos Produksi Jepang Ini Akan Menipu Semua Orang. Ini Keistimewaannya
Media Kyodo News memberitakan kalau pada bulan Oktober mendatang, ujian mengenai ninja akan digelar di kuil Zojoji di Tokyo. Momen tersebut sekaligus bakal menjadi momen perdana di mana Tokyo menjadi tempat diselenggarakannya ujian ninja. Selama ini ujian ninja hanya diselenggarakan di kuil yang terletak di kota Koka.
Sejak tahun 2008, kuil Koka memang sudah menyelanggarakan ujian ninja secara berkala. Alasan mengapa kuil tersebut yang dipilih adalah karena kota Koka dulunya menjadi markas dari klan Koka atau Koga, klan yang terkenal dengan keahlian para ninjanya. Pemindahan lokasi ujian ke kota Tokyo sekaligus bertepatan dengan momen tahun ke-10 ujian ninja.
Menurut lembaga pariwisata setempat, ujian ninja untuk edisi tahun ini bakal terdiri dari ujian teori sekaligus praktik. Dalam ujian teori, peserta diharuskan menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai sejarah klan Koka beserta literatur-literatur mengenai ninja. Kalau untuk ujian praktik, peserta diminta menunjukkan keahliannya dalam menggunakan senjata khas ninja semisal shuriken.
Baca Uniknya Es Krim Buatan Jepang yang Tidak Akan Meleleh
Jika peserta berhasil melewati ujian tersebut, maka peserta bakal menerima gulungan sertifikat sebagai tanda kelulusan. Toshinobu Watanabe selaku keturunan klan Koka bakal ikut terlibat dalam mengawasi ujian ini. Ujian ninja ini dibuka untuk umum dan mereka yang tertarik bisa menghubungi lembaga pariwisata Jepang sambil menyiapkan biaya pendaftaran sebesar 3 ribu yen (357 ribu rupiah).
