HarianBernas.com ? Di film Jurassic Park dan sekuel-sekuelnya, Velociraptor ditampilkan sebagai dinosaurus karnivora yang ganas. Kendati aslinya tidaklah seganas seperti yang ditampilkan dalam film, Velociraptor memang merupakan dinosaurus pemakan daging.
Atas pertimbangan itulah, ketika arkeolog menemukan fosil dinosaurus yang berpenampilan serupa dengan Velociraptor, mereka pun awalnya berasumsi kalau dinosaurus tersebut adalah pemakan daging juga.
Fosil dinosaurus yang dimaksud pertama kali ditemukan di Chili pada tahun 2004. Karena ditemukan di Chili, dinosaurus yang bersangkutan lantas dinamai Chilesaurus. Ukurannya kurang lebih sama dengan kanguru modern. Seperti halnya Velociraptor, Chilesaurus adalah sejenis theropod atau golongan dinosaurus yang bisa berdiri memakai kedua kakinya.
Namun hasil penelitian terbaru mengungkapkan kalau Chilesaurus bukanlah dinosaurus pemakan daging. Melainkan dinosaurus pemakan tumbuh-tumbuhan. Hal tersebut diungkapkan oleh tim ilmuwan pimpinan Paul Barrett dalam hasil penelitian mereka yang dimuat di situs jurnal ilmiah Biology Letters.
Kesimpulan tersebut dikeluarkan oleh Barrett dan rekannya setelah mereka melakukan pemeriksaan lebih jauh pada fosil Chilesaurus dan membandingkannya dengan fosi-fosil dinosaurus lain. Fosil Chilesaurus dilaporkan memiliki ciri yang lazim ditemukan pada dinosaurus pemakan tumbuhan seperti gigi pipih yang berbentuk pasak.
Barrett mengaku cukup heran dengan penemuan ini karena fosil dinosaurus ini berusia 150 juta tahun, sementara fosil-fosil dinosaurus theropod yang memakan tumbuhan memiliki usia yang jauh lebih muda. Ia pun memperkirakan bahwa keberadaan Chilesaurus bisa menjadi kunci untuk mengetahui hubungan antara theropod dengan sauropod, dinosaurus pemakan tumbuhan yang berleher panjang dan berjalan memakai keempat kakinya.
