Bernas.id ? Pemandangan mengagumkan berhasil dipotret oleh satelit NASA. Beberapa pusaran awan yang berjejer terlihat di atas Samudera Atlantik selatan. Pemandangan tersebut berhasil dipotret oleh satelit Landsat-8 pada tanggal 25 Juni 2017. Supaya awan yang dipotret mudah dibedakan dari laut, warna awan tersebut dimodifikasi oleh staf NASA.
Pusaran atau spiral awan itu sendiri ternyata bukanlah fenomena yang asing bagi para ahli. Fenomena yang bersangkutan dikenal dengan istilah pusaran von Karman. Pusaran yang dipotret oleh NASA ini terbentuk ketika angin dengan kecepatan tertentu Pulau Tristan da Cunha.
Angin yang menabrak pulau tersebut kemudian terbelah menjadi dua dan kemudian berputar ke arah yang berlawanan satu sama lain. Saat angin tersebut naik ke atas, uap air juga ikut terbawa sehingga terciptalah pemandangan menyerupai awal spiral ketika dilihat dari luar bumi.
Tristan da Cunha adalah gugus kepulauan kecil yang terletak di Samudera Atlantik selatan. Ada enam pulau kecil yang menyusun kepulauan ini dan salah satu di antaranya juga bernama Tristan da Cunha. Kepulauan ini secara geografis sangat terisolasi karena terletak jauh dari Benua Afrika maupun Amerika Selatan.
Pulau Tristan da Cunha pertama kali ditemukan oleh admiral Portugis yang bernama Tristao da Cunha. Dari orang itulah pulau ini mendapatkan namanya. Namun Tristan da Cunha sendiri sekarang berstatus sebagai wilayah milik Inggris. Dilaporkan jumlah penduduk pulau ini tidak sampai 300 orang.
