Bernas.id ? Perang Vietnam memang sudah lama berakhir. Namun jejak-jejak kematian yang ditinggalkan oleh perang tersebut masih tetap membekas hingga sekarang. VGPNews memberitakan kalau sebanyak 6 warga desa di Vietnam selatan meninggal akibat terkena ledakan bom peninggalan militer AS.
Tiga di antara korban tewas diketahui baru berusia anak-anak. Menurut media resmi milik pemerintah Vietnam, peristiwa naas yang terjadi pada hari Jumat (18/8/2017) tersebut bermula dari ditemukannya bom oleh warga desa Ta Luong.
Bom itu kemudian meledak ketika warga desa memotong bom yang diketahui berkaliber 105 mm tersebut. Selain menewaskan 6 orang, sebanyak 2 orang lainnya juga dikabarkan mengalami luka-luka. Sebuah rumah di desa Ta Luong juga hancur akibat terkena efek ledakan bom ini.
Menurut data pemerintah Vietnam, sebanyak 42 ribu orang tewas dan lebih dari 62 ribu lainnya luka-luka sejak berakhirnya Perang Vietnam di tahun 1975 akibat bom peninggalan pasukan AS beserta sekutunya. Data yang sama menyatakan kalau ada setidaknya 7 juta ton bom yang masih mengendap di kawasan pelosok Vietnam.
Korban tewas umumnya timbul karena mereka nekat mencoba memotong bom yang mereka temukan di dalam hutan dan sawah. Warga desa Vietnam sendiri memang sudah lama diketahui kerap memanfaatkan bom peninggalan perang untuk mendapatkan yang. Cangkang logam dari bom biasanya dijual ke penjual besi tua, sementara bagian peledaknya dijual ke nelayan yang mencari ikan memakai bom kecil.
Baca juga: Belasan Ekor Gajah Terjebak di Kubangan Lumpur Bekas Ledakan Bom Perang Vietnam
