HarianBernas.com ? Awan mendung tengah menggelayuti publik sepak bola Afrika Selatan. Dua penonton di Stadion FNB, Johannesburg, tewas akibat terinjak-injak oleh penonton lainnya. Insiden tersebut terjadi dalam pertandingan antara dua musuh bebuyutan Kaizer Chiefs dan Orlando Pirates.
Baca Mulai Tahun 2019, Piala Afrika Bakal Mengalami Perubahan Jadwal dan Peserta
Tidak dijelaskan identitas dari para korban tewas. Namun, keduanya dideskripsikan sebagai pria yang masing-masingnya berusia 30 dan 31 tahun. Selain korban tewas, sejumlah penonton lainnya juga mengalami luka-luka. Dua di antara mereka dilaporkan masih berada dalam kondisi kritis.
Menurut pengawas stadion Jacques Grobelaar, insiden ini terjadi di salah satu gerbang darurat stadion. Massa yang membludak mencoba menerobos paksa melalui gerbang tersebut. Ketika gerbang tadi akhirnya roboh, sebagian di antara mereka jatuh ke tanah dan kemudian terinjak-injak.
Michael Sun dari lembaga keamanan publik Johannesburg berpendapat kalau penyebab insiden ini adalah akibat penjualan tiket palsu di luar stadion. Karena mereka merasa sudah memiliki tiket, mereka pun mencoba masuk ke dalam stadion kendati stadion tersebut sudah berada dalam kapasitas penuh.
Pendapat tersebut turut diamini oleh Kapten Mavela Masondo dari kepolisian Johannesburg. Ia menjelaskan kalau investigasi masih terus berjalan dan pihaknya juga tengah mendalami apakah penjualan tiket palsu memang menjadi penyebab insiden naas ini.
Baca Warga Muslim Afrika Tengah Kembali ke Tanah Airnya dalam Kondisi Terlunta-Lunta
Begitu kabar mengenai insiden ini tersiar, ucapan bela sungkawa pun mengalir dari khalayak sepak bola dan politisi Afrika Selatan. Namun pertandingan yang menjadi lokasi terjadinya insiden ini sendiri tetap berlangsung sesuai dengan rencana awal. Kaizer berhasil keluar sebagai pemenang usai mengalahkan Orlando dengan skor tipis 1-0.
