HarianBernas.com ? Efek domino dari Brexit masih terus berlanjut. Media The Independent yang berbasis di Irlandia mengabarkan kalau jumlah paspor Irlandia yang diterbitkan di Inggris pada tahun 2016 lalu meningkat hampir dua kali lipat.
Hal tersebut dipaparkan oleh dubes Irlandia untuk Inggris, Dan Mulhall. Antara tahun 2011 hingga 2015 2015, tingkat permintaan paspor Irlandia di Inggris relatif stabil. Namun pada tahun lalu yang juga merupakan tahun dilaksanakannya referendum Brexit, jumlahnya melonjak menjadi 40 persen.
?Peningkatannya terjadi pada paruh kedua tahun lalu, jadi kami harus menganggapnya sebagai dampak dari referendum pada tahun lalu,? kata Mulhall. ?Sejauh ini pada tahun ini kami juga melihat peningkatan dan nampaknya jumlahnya akan mencapai dua kali lipat dari jumlah paspor di tahun 2015, tahun terakhir sebelum Brexit.?
Mulhall juga menjelaskan kalau jumlah paspor Irlandia yang diterbitkan pada tahun 2017 ini sudah mencapai setengah juta. Ia kemudian berasumsi kalau banyak di antara peminta paspor baru tersebut adalah orang-orang Inggris yang memiliki kenalan di Irlandia. ?(Mereka) mencari paspor untuk mengamankan posisi mereka di masa depan,? kata Mulhall.
Berdasarkan referendum yang digelar pada bulan Juni tahun lalu, mayoritas rakyat Inggris menginginkan negaranya segera meninggalkan Uni Eropa. Jika Inggris sudah benar-benar keluar dari Uni Eropa, pemegang paspor Inggris terancam kehilangan hak-haknya selama ini semisal hak bepergian dan menetap di wilayah negara anggota Uni Eropa tanpa memerlukan visa.
