HarianBernas.com ? Teror bom masih enggan meninggalkan Pakistan. Setidaknya 34 orang mengalami luka-luka akibat bom yang meledak di kota Lahore pada hari Senin malam (7/8/2017) waktu setempat. Menurut pejabat lokal Abdullah Khan Sumbal, bom tersebut disembunyikan dalam truk yang disamarkan sebagai truk pengangkut buah-buahan.
Mayoritas korban luka adalah pengguna jalan yang kebetulan sedang berada di dekat lokasi. Belum ada laporan korban tewas akibat insiden ledakan ini. Namun tiga korban luka dilaporkan sedang berada dalam kondisi kritis.
Menurut Jam Sajjad Hussain dari lembaga situasi darurat setempat, ledakan ini menghancurkan sebuah bangunan dan merusak sejumlah kendaraan di sekitarnya. Ledakan yang sama juga menciptakan lubang besar di tengah-tengah jalan.
Belum diketahui siapa yang bertanggung jawab atas serangan bom ini. Sekarang pihak berwenang Pakistan tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui pelaku dan motif serangan bom di kota Pakistan timur tersebut. Lahore sendiri sebelum ini sudah pernah beberapa kali menjadi korban serangan bom.
Insiden bom ini terjadi hanya kurang dari dua pekan setelah terjadinya serangan bom bunuh diri di Lahore yang menewaskan 26 orang dan melukai 58 lainnya. Menurut pihak kepolisian, sasaran utama serangan tersebut adalah petugas keamanan yang sedang menertibkan pedagang kaki lima. Kelompok Taliban Pakistan belakangan mengklaim diri mereka sebagai pelaku serangan mematikan tersebut.
