Bernas.id – Jogja sebagai Kota Pelajar setiap tahunnya semakin ramai dipadati oleh para pelajar yang berdatangan dari berbagai daerah. Keadaan ini membuat jalanan Jogja semakin hari semakin padat dibarengi dengan banyaknya kendaraan pribadi yang berlalu lalang di kota ini. Hal ini disebabkan oleh minimnya kemauan masyarakat untuk menggunakan transportasi umum.
Sejak dulu, Jogja telah tersedia berbagai fasilitas transportasi umum yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk menunjang mobilitas sehari-hari. Bahkan sejak awal tahun 2008, Pemerintah Kota Jogja mengoperasikan Transjogja sebagai salah satu alternatif transportasi yang lebih mudah dan nyaman dengan menggunakan sistem tertutup, di mana penumpang hanya bisa naik dan turun melalui halte yang disediakan khusus untuk Bus Transjogja.
Akan tetapi, hingga saat ini kurangnya sosialisasi mengenai Transjogja itu sendiri, menyebabkan masih rendahnya keinginan masyarakat untuk menggunakan trasnportasi umum tersebut. Ketidaktahuan masyarakat Jogja mengenai info perihal Transjogja, mulai dari rute, halte pemberhentian, hingga tarif membuat masih banyaknya masyarakat yang enggan untuk mencoba transportasi umum paling nyaman di kota yang juga dijuluki sebagai Kota Gudeg ini.
Padahal, Transjogja terus memperbarui diri dengan menambah rute dan halte pemberhentian, serta semakin mudahnya transaksi pembayaran dengan cara non tunai sehingga para penumpang tidak perlu membayar menggunakan uang kas lagi. Jangkauan rutenya pun sangat luas, melewati titik-titik penting Jogja seperti Stasiun Tugu, Terminal Jombor, Terminal Giwangan, Terminal Condong Catur, Bandara Adi Sutjipto, hingga Pasar Prambanan. Ada pula rute terbaru yang ditambahkan pada tahun ini di beberapa titik penting seperti Jalan Magelang, Mirota Godean, Jalan Wates, hingga Ringroad UMY. Kamu tidak perlu khawatir, karena rute Transjogja juga melewati berbagai tempat rekreasi seperti Malioboro, Taman Pintar, Gembira Loka, hingga pusat perbelanjaan Ambarrukmo Plaza, Jogja City Mall, dan J-Walk.
Armada Bus Transjogja pun selalu diperbarui dan semakin nyaman. Ditambah dengan petugas di bus yang selalu informatif dan melayani penumpang dengan baik. Namun, informasi berupa peta rute Transjogja memang masih belum tersedia di seluruh armadanya, sehingga para calon penumpang sangat dianjurkan untuk bertanya pada petugas yang berjaga di halte mengenai rute dan halte-halte pemberhentiannya.
Jadi, sudah siapkah kamu untuk membantu mengurangi kepadatan jalanan Jogja dengan beralih menggunakan Bus Transjogja?
