Bernas.id ? Rodrigo Duterte selama setahun terakhir dikenal sebagai salah satu pemimpin negara yang paling kontroversial. Gaya bicaranya yang ceplas-ceplos dan kebijakan tembak mati terhadap pengedar narkoba yang diberlakukannya menyebabkan presiden Filipina tersebut ramai menuai kecaman dari dalam dan luar negeri.
Namun kontroversi yang meliputi dirinya nampaknya tidak mempengaruhi opini sebagian besar rakyat Filipina kepadanya. Menurut hasil survei terbaru yang dilakukan oleh lembaga Pulse Asia, sebanyak 80 persen reponden menyatakan kalau mereka masih percaya dengan kepemimpinan Duterte.
Reuters mengabarkan kalau survei tersebut melibatkan kurang lebih 1.200 responden. Jika dibandingkan dengan hasil-hasil survei terdahulu yang digelar oleh lembaga yang sama, tingkat kepercayaan publik terhadap Duterte tetap tinggi walaupun ada tren penurunan selama tiga bulan terakhir.
Menurut akademisi Edmund Tayao, hasil survei yang dilakukan oleh Pulse menunjukkan kalau masyarakat Filipina masih percaya akan pentingnya kebijakan perang melawan narkoba yang dicetuskan oleh Duterte sejak pertama kali menjabat pada tahun lalu. Tayao lalu menambahkan kalau hasil survei ini tidak akan mengubah kebijakan-kebijakan yang sudah diambil oleh Duterte selama ini.
Selain Pulse Asia, lembaga lain yang bernama Social Weather Stations juga mengeluarkan hasil survei terpisah mengenai tingkat popularitas Duterte pada awal Oktober ini. Survei yang mereka lakukan menunjukkan adanya penurunan signifikan terhadap popularitas Duterte.
Namun hasil survei tersebut ditanggapi secara sinis oleh pemerintah Filipina. Menurut juru bicara kepresidenan Ernesto Abella, ada upaya yang tengah berjalan untuk menciptakan informasi menyesatkan mengenai Duterte.
