Bernas.id ? Wilayah California sekarang bak neraka di atas bumi. Pasalnya selama sepekan terakhir, negara bagian di AS barat tersebut sekarang harus berjibaku dengan kebakaran hutan. Hingga hari Minggu (15/10/2017), jumlah korban tewas akibat bencana ini dikabarkan sudah mencapai 40 jiwa. Ratusan orang lainnya juga dikabarkan masih berstatus hilang.
Bencana kebakaran yang sama juga menghancurkan ribuan rumah dan belasan tempat pengilangan minuman anggur. Gubernur California sampai menggambarkan bencana kebakaran ini sebagai tragedi terbesar yang pernah dihadapi oleh negara bagian tersebut.
Sebanyak lebih dari 100 ribu penduduk sudah dievakuasi supaya tidak menjadi korban amukan si jago merah. Lebih dari 10 ribu pemadam kebakaran sudah diterjunkan untuk memadamkan api. Namun kombinasi dari banyaknya sisa-sisa tanaman kering dan hembusan angin menyebabkan api menjadi sangat sulit untuk dijinakkan.
Untuk menghambat penyebaran api lebih jauh, tim pemadam kebakaran sudah menyingkirkan onggokan tanaman kering dan bahan mudah terbakar dari lokasi-lokasi yang diperkirakan bakal menjadi jalur penyebaran api.
Kota San Fransisco tidak termasuk dalam wilayah yang terkena kebakaran karena berjarak 50 mil dari lokasi terjadinya kebakaran. Namun penduduk di kota yang bersangkutan tetap menerima dampak negatif dari kebakaran akibat terkena kepulan asap yang disebarkan oleh angin.
