Bernas.id ? Gurita dikenal sebagai hewan yang ahli menyamar. Pasalnya hewan yang masih berkerabat dengan cumi-cumi ini bisa mengubah warna dan tekstur kulitnya dengan mudah supaya terlihat mirip dengan lingkungan sekitarnya.
Kehebatan yang dimiliki oleh gurita tersebut lantas menarik perhatian tim ilmuwan yang beranggotakan James Pikul dan Robert Shepherd. Mereka menciptakan semacam kulit buatan dengan tekstur yang bisa berubah-ubah layaknya kulit gurita. Mereka lantas berharap kalau kulit buatan ini kelak bisa digunakan pada robot untuk keperluan penyamaran.
?Robot yang terkamuflase dapat bersembunyi dan lebih terlindungi dari satwa liar, dan dapat menjadi cara yang lebih dalam mendekati hewan liar dan mempelajari mereka,? kata Cecilia Laschi dari Institut Biorobotika di Pisa, Italia. ?Kamuflase juga dapat mendukung aplikasi di bidang militer, di mana robot yang tersamarkan bakal lebih mudah mengakses daerah-daerah yang berbahaya.?
Pikul dan rekan-rekannya menggunakan lapisan fiber dan silikon untuk menciptakan kulit yang serupa dengan kulit gurita. Jika lapisan tersebut terisi oleh udara, maka kulit buatan tersebut akan mengalami perubahan wujud dan tekstur layaknya kulit gurita yang sedang mengubah penyamarannya.
?Ini baru awalnya saja dan kami sudah mendapatkan hasil yang sangat baik,? kata Robert Shepherd seperti yang dikutip oleh Live Science. ?Di masa depan, kami ingin membuat supaya teknologi ini kian mudah digunakan oleh orang lain dan memastikan supaya sistem ini dapat diandalkan.?
