Bernas.id ? Tanggal 18 Oktober 1963, sebuah roket bernama Veronique AG-1 diluncurkan dari wilayah Perancis ke luar angkasa. Namun roket tersebut bukanlah roket tak berpenghuni. Di dalam roket yang sama, terdapat seekor kucing bernama Felicette yang bertugas sebagai hewan uji coba dalam misi menciptakan kendaraan luar angkasa ini.
Roket yang membawa Felicette berhasil terbang hingga ketinggian hampir 157 km di atas permukaan Bumi. Di ketinggian tersebut, Felicette sempat berada dalam situasi tanpa gravitasi selama beberapa menit. Lima belas menit berselang, Felicette kembali ke Bumi dalam kondisi hidup-hidup setelah kapsul yang membuatnya jatuh dengan parasut yang terentang.
Penerbangan yang dijalani Felicette menjadi pencapaian tersendiri dalam sejarah penciptaan kendaran luar angkasa. Sayangnya di masa kini, popularitas Felicette sebagai kucing pertama dan satu-satunya yang pernah mencapai luar angkasa masih kalah dibandingkan Laika, anjing pertama yang mencapai luar angkasa di tahun 1957.
Hal tersebut lantas menuai keprihatinan dari Matthew Serge Guy. Ia pun membuat kampanye penggalangan dana di situs Kickstarter. Tujuannya adalah supaya dana yang terkumpul bisa digunakan untuk mendirikan patung peringatan Felicette. Matthew berharap jika patung tersebut sudah jadi, kian banyak generasi masa kini yang mengenal Felicette dan kontribusinya bagi dunia iptek.
Hingga tanggal 12 November 2017, kampanye tersebut sudah berhasil mengumpulkan 24 ribu poundtserling. Matthew sendiri memasang target 40 ribu pound supaya patung tersebut bisa didirikan. Jika anda berminat untuk ikut ambil bagian, anda bisa mengunjungi halaman di situs Kickstarter yang berjudul ?A statue to Félicette, the first cat in space?.
