Bernas.id – Indonesia merupakan negara ke-4 terbesar jumlah penduduk di dunia. Dengan jumlah lebih dari 237 juta jiwa, tentu menjadikan Indonesia sebagai lahan potensial. Indonesia berada pada posisi keempat dengan laju penduduk terbanyak, yakni sejumlah 1,2 %. Sedangkan untuk posisi pertama masih berada di wilayah China dengan 1,3 miliar jiwa, kedua India 1,14 miliar jiwa, dan ketiga Amerika dengan 303 juta jiwa penduduk. Namun, tahukah Anda jika terdapat beberapa kebiasaan asli yang dimiliki oleh penduduk Indonesia? Beberapa di antaranya adalah:
1. Musyawarah
Kebiasaan yang satu ini tidak lagi terasa asing. Penduduk Indonesia yang memiliki kecenderungan dengan tempat tinggal yang berdekatan, menjadikan kebiasaan ini tak jarang untuk dilakukan. Tidak hanya mengenai pelaksanaan berbagai acara seperti Kemerdekaan. Melainkan, pengambilan keputusan atau kebijakan pada suatu wilayah, tidak jarang dilakukan dengan cara yang satu ini. Musyawarah, menjadi cara yang sering digunakan. Selain murah dan praktis, tentu saja musyawarah juga menjalin kedekatan antara penduduk.
2. Gotong Royong
Bahu membahu, kegiatan ini seringkali dilakukan oleh penduduk Indonesia. Selain menjadikan lingkungan menjadi bersih dan terjaga, kegiatan ini terbukti menjalin keakraban. Hanya saja, kebiasaan masih marak dilakukan pada wilayah tertentu saja. Pada wilayah perkotaan, kegiatan ini mulai ditinggalkan. Pagar yang tinggi di setiap rumah, membatasi perilaku untuk akrab dan dekat dengan lingkungan sekitar. Kegiatan membangun gapura atau pun memperbaiki fasilitas umum, menjadi kegiatan yang sering kali dilakukan secara bersama-sama.
3. MCK
Keanekaragaman penduduk Indonesia, menjadi keunikan tersendiri. Berbagai lapisan masyarakat, turut menghiasi. Beraneka tingkat ekonomi dan pendidikan, turut mengambil peranan. Tidak hanya itu, tempat tinggal pun turut mempengaruhi. Tidak sedikit masyarakat Indonesia yang bertempat tinggal pada wilayah tepi sungai atau pun di atas perairan. Hal ini seperti yang terlihat pada wilayah tepi Sungai Mahakam, Samarinda.
Penduduk yang bertempat tinggal dalam wilayah ini, tidak jarang dan tidak sedikit yang memiliki kebiasaan untuk MCK pada satu sumber. Membuang ?hajat? langsung ke peraian menjadi hal yang biasa. Proses pengolahan hajat pun tidak terjadi sebagai mana mestinya, dikarenakan tidak adanya septik tank. Namun, tanpa adanya pengolahan yang baik, tidak jarang penduduk juga menggunakan air pada sumber yang sama sebagai tempat membuang hajat tersebut. Hal ini dilakukan untuk kegiatan mandi dan cuci baju.Tentu saja perilaku ?kurang sehat? ini dapat memicu munculnya berbagai sumber panyakit.
Kesehatan dan kebersihan menjadi faktor yang perlu diperhatikan dan dibiasakan. Guna menciptakan budaya sehat dan bersih, mulai dari sekarang dan wilayah terdekat dapat menjadi cara paling mudah guna mewujudkan Indonesia Bersih, Indonesia Sehat!
