Bernas.id – Terkadang dalam keseharian, kita disibukkan dengan memikirkan pemasaran produk dan pelayanan dari waktu kewaktu. Jarang dari kita yang melihat ke dalam dan menyadari apa yang sebenarnya kita miliki. Ternyata kita memiliki harta karun yang terpendam yang selama ini belum pernah dimanfaatkan dengan baik, terlepas bisnis apapun yang kita kelola.
Harta Karun yang dimaksud adalah data pelanggan yang pernah melakukan pembelian dengan bisnis kita, yang sampai saat ini masih rutin ataupun yang sudah terbilang jarang sekali. Untuk perusahaan besar, biasanya database pelanggan di analisa dan di-manage oleh tim khusus yaitu CRM, namun bagi pebisnis pemula sebenarnya bukan hambatan bagi kita untuk menganalisa dan memanfaatkan data pelanggan kita. Asalkan kita mau disiplin mencatatkan satu persatu profilnya untuk kemudian kita bagi menjadi beberapa kelompok.
Profil pelanggan secara sederhana yang bisa kita lihat adalah berdasarkan jenis kelamin, usia, produk apa yang paling sering dibeli, alamat dan area pengiriman, frekuensi pembelian produk kita, sampai histori pernah komplain atau pernah memberikan testimoni.
Nah setelah detail profil pelanggan kita peroleh, selanjutnya kita juga bisa melakukan pengelompokan sederhana berdasarkan profil tersebut.
Lalu bagaimana pengelompokkan ini bisa bermanfaat bagi bisnis kita? Mari kita lihat manfaatnya secara detail :
Pertama, Memperbanyak Transaksi Repeat Order
Jika kita sudah mengetahui profil data pelanggan secara detail, tentunya kita akan lebih mudah mengetahu kriteria pelanggan yang mana yang melakukan pembelian berulang. Karena kita memiliki datanya otomatis kita juga bisa menganalisa hal apa yang bisa menyebabkan pelanggan melakukan pembelian berulang. Misalkan ada pelanggan yang dalam sebulan tertentu melakukan lebih dari satu kali transaksi pembelian saat ada promo diskon. Dari hasil analisa yang kita pelajari bisa disimpulkan jika kita ingin seluruh pelanggan kita melakukan repeat order, tentunya kita perlu menyiapkan promo yang menarik dan memprioritaskan pelanggan tersebut.
Kedua, Lebih Tepat sasaran
Pernahkah kita melihat iklan atau promo besar besaran namun amat disayangkan peminatnya tidak banyak, biaya advertise sudah keluar banyak tidak sebanding dengan keuntungan yang dihasilkan. Apabila kita sudah memiliki profil pelanggan dan menganalisanya tentunya kita bisa lebih tepat sasaran menginformasikan promo yang sesuai kebutuhan pelanggan. Selain itu kita bisa mengetahui potensi pembelian dan keuntungan dari promo yang kita lakukan dengan cara menganalisa data dan jumlah pelanggan yang sesuai kriteria promo.
Misalnya kita ingin menjual produk kewanitaan untuk ibu menyusui tentunya kita pilih pelanggan yang berjenis kelamin perempuan dan usia diatas 25 tahun merupakan kelompok yang memiliki potensi pembelian, jika ingin lebih detail bisa kita lihat dari histori pembelian produk tersebut yang pernah dilakukan oleh pelanggan dalam kurun waktu 1 tahun kebelakang.
Terakhir, Manfaatkan Sebagai Referensi
Pelanggan adalah sumber income kita, jika pelanggan merasa puas dengan kualitas pelayanan kita tentunya mereka enggan untuk pindah kepada pesaing. Semakin banyak pelanggan loyal tentu akan menguntungkan bisnis, karena secara sukarela mereka mau mereferensikan agar ikut menggunakan produk kita kepada keluarga dan kerabatnya. Kita tentu memiliki data pelanggan yang setiap bulannya rutin bertransaksi, merasa senang dan tidak ada keluhan. Kelompok data ini lah yang bisa kita prioritaskan untuk kita minta referensinya. Agar pelanggan ikut terlibat dalam aktifitas mencari referensi bisa kita buatkan promo khusus seperti special price jika pelanggan bisa memberikan referensi sesuai jumlah pelanggan yang berhasil direferensikan. Misalnya jika pelanggan mereferensikan minimal 3 pelanggan dalam satu bulan bisa mendapat potongan harga 30%, jika hanya 1 atau 2 pelanggan bisa kita berikan free ongkos kirim atau bonus berupa mug cantik. Biaya dari promo ini mungkin tidak seberapa tapi memberikan pengaruh yang luar biasa. Selamat mencoba.
