Bernas.id ? Singapura dikenal sebagai salah satu negara Asia Tenggara yang paling maju dalam urusan teknologi. Robot air ini adalah contoh terbaru dari kreativitas orang Singapura dalam menciptakan inovasi di bidang teknologi.
Robot air ini sendiri aslinya adalah wahana tanpa awak berukuran mini yang memiliki sepasang sirip panjang menyerupai sirip ikan pari. Oleh karena itulah wahana selam ini diberi nama MantaDroid. Panjangnya 35 cm, lebarnya 63 cm, dan beratnya kurang dari 1 kg.
MantaDroid merupakan buah karya dari tim ilmuwan Universitas Nasional Singapura setelah melakukan penelitian selama dua tahun terakhir. Layaknya Thomas Alva Edison yang dengan tekun menguji segala macam bahan untuk menemukan serat lampu pijar yang ideal, tim ilmuwan ini sempat mencoba setidaknya 40 desain sirip yang berbeda.
Sirip panjang yang bentuknya menyerupai sirip ikan pari akhirnya dipilih sebagai desain sirip terbaik menurut tim ilmuwan tadi. Supaya siripnya cukup kuat sekaligus lentur, sirip yang sama menggunakan bahan PVC.
MantaDroid sudah diuji di kolam renang dengan hasil yang cukup memuaskan. Menurut kepala tim ilmuwan Chew Chee Meng, sirip MantaDroid yang fleksibel membantu robot ini bergerak secara luwes di dalam air dengan memanfaatkan pergerakan alamiah arus air.
Chew Chee Meng dan rekan-rekannya berencana menguji MantaDroid di laut lepas dalam waktu dekat. Mereka berharap MantaDroid kelak bisa digunakan untuk keperluan penelitian dan pencarian di bawah air.
