Bernas.id – Memanfaatkan waktu kata yang paling tepat. Tidak semua orang menguasai berbagai hal termasuk berkendaraan sendiri. Mungkin hal tersebut bisa saja dilakukan, namun jika tidak punya keberanian apalah daya. Ke mana-mana harus diantar kalau gak ya berangkat sendiri dengan naik ?Opang? atau mungkin Ojek berbasis online. Akhir-akhir ini ramai dibicarakan kembali mengenai kendaraan ini.
Yang menarik ada salah satu angkutan kota yang menyediakan berbagai fasilitas di dalamnya termasuk adanya buku-buku bacaan yang disiapkan dikendaraan tersebut. Jadi sambil menyelam minum air deh.
Sebenarnya bagi yang tidak bisa naik kendaraan sendiri, ada beberapa alternatif seperti yang disebutkan di atas. Namun yang satu ini boleh juga dijadikan kebiasaan bagi yang memang tidak pandai membawa kendaraan sendiri dan suka masuk angin.
Angkot? Ya angkot kendaraan ini tidak asing lagi bagi masyarakat perkotaan. Selain harganya terjangkau juga bisa menjamin kesehatan juga loh. Sebenarnya apa sih angkot itu, apa manfaatnya dan apa kekurangannya. Berikut penjelasannya.
Angkot adalah sebuah transportasi umum yang sudah ditentukan rutenya. Hebatnya angkot bisa berhenti di mana saja tidak seperti bus yang harus berhenti untuk menaikkan dan menurunkan penumpang di tempat yang sudah ditentukan. Kendaraan yang digunakan yakni bus mini. Saat ini ada juga angkot yang terintegrasi dengan rute busway.
Menurut studenindonesiacnn, bahwa tranportasi masal seperti angkot, sangat berguna di antaranya.
1. Bisa Untuk Bersosialisasi
Dikatakan demikian karena tak jarang ketika naik angkot kita bertemu dengan berbagai orang bahkan bisa jadi menjadi pertemuan yang paling mengesankan, karena angkot adalah angkutan berbasis masa.
2. Menghemat Biaya
Tarif yang tidak begitu mahal bahkan ada yang memasang tarif jauh dekat sekian rupiah. Lain lagi bagi pelajar. Jelas lebih murah.
3. Lebih Nyaman
Tidak kehujanan di saat musim penghujan. Sebaliknya tidak kepanasan ketika musim kemarau. Bahkan ada AC alami. Alias angin sepoi-sepoi.
4. Lebih Aman
Gak takut jatuh karena mendapat tempat duduk sesuai dengan kapasitasnya.
5. Menambah Ilmu Pengetahuan
Bagi sebagian orang naik angkot justru menjadi pilihan utama ketika memang tidak dimungkinkan naik kendaraan pribadi dengan berbagai alasan. Pilihan utamanya di angkot sambal meluncur bisa sempatkan untuk membaca beberapa buku kesukaan, bahkan menamatkannya hingga habis. Otomatis ketika kita membaca buku maka akan mendapat ilmu pengetahuan. Asyik kan?
6. Waktu yang Tepat Untuk Berzikir
Daripada bicara sendiri karena tidak ada yang kenal, ada baiknya juga sambal menunggu sampai tempat tujuan digunakan untuk berzikir mengingat Allah. Asal jangan kelupaan akhirnya bablas kelewatan.
Nah selain manfaat ternyata ada juga loh kekurangannya. Berikut hasil wawancara dengan beberapa siswa pengguna angkot.
1. Tidak Nyaman
Naik angkot menjadi tidak nyaman ketika sopir angkotnya ugal-ugalan. Apalgi ketika dia sedang kesal karena ada penumpang yang memberikan ongkosnya kurang menurutnya. Sopir kadang ugal-ugalan ketika ada angkot lain yang menyalipnya. Padahal rizki sudah diatur bro, gak usah takut kehilangan penumpang. Tetap keselamatan penumpang harus nomor wahid.
2. Tidak Adil
Dikatakan tidak adil maksudnya terkadang tarifnya ada yang seenaknya terutama sopir tembak. Misalnya, jika biasanya Rp3.000,00 tetapi terkadang menjadi Rp4000,00. Nah ini kan gak adil. Gilirannya ketika gak ada kembalian dengan enaknya sang sopir melenggang sambal bilang gak ada kembalian. Sementara si penumpang terbengong melihat angkotnya ngeloyor pergi.
3. Menyebabkan Terlambat
Karena sering ngetem apalagi dengan gaya PHP maju, mundur, cantik, bikin pusing. Sementara waktu terus bergerak namun angkot gak kunjung pergi sehingga perjalanan yang hanya 10 menit saja bisa menjadi 30 menit.
Itulah di antara manfaat dan kekurangan naik angkot. So, apapun itu kita tetap harus waspada di mana pun karena termasuk juga kadang ada orang asing yang ikut memanfaatkan suasana.
