Bernas.id ? Cacing tanah lazimnya hanya berukuran sebesar jari manusia. Namun tidak demikian halnya dengan cacing tanah yang satu ini. Pasalnya cacing ini panjangnya mencapai 60 cm sehingga sepintas terlihat menyerupai ular.
Cacing ini sendiri merupakan hasil penemuan seorang warga Australia yang bernama Kelli Mace. Menurut pengakuan Mace melalui Facebook, ia menemukan cacing tersebut setelah kediamannya yang terletak di dekat Pegunungan Tamborine diterpa hujan deras. Foto cacing yang ia unggah ke Facebook tersebut kemudian menjadi viral dan dikutip oleh media-media di dalam dan di luar Australia.
Cacing tersebut teridentifikasi sebagai spesies Digaster longmani yang memang bisa tumbuh hingga sepanjang hampir 1 meter. Normalnya cacing-cacing dari spesies ini hidup jauh di dalam tanah. Namun hujan deras yang menimpa hutan tempatnya tinggal memaksa cacing tersebut keluar dari dalam tanah sebelum kemudian terseret arus banjir.
Bagi penduduk yang tinggal di sekitar Pegunungan Tamborine, kemunculan cacing tersebut bukanlah hal yang tidak umum. Salah seorang warga setempat yang bernama Jules Dollins mengaku kalau dirinya pernah melihat cacing berukuran serupa di rumah temannya. ?Mereka cukup besar, hampir seperti versi lebih kecil dari ular,? kata Dollins saat menggambarkan cacing yang pernah ia lihat.
Menurut Paul Lyons dari lembaga alam liar Pegunungan Tamborine, keberadaan cacing besar di wilayah tersebut sebenarnya sudah kian langka. ?Awalnya mereka terlihat cukup sering, tapi anda sekarang tidak akan bisa melihat mereka sesering sebelumnya karena sekarang sudah terlalu banyak rumah,? kata Lyons menjelaskan alasannya.
