Bernas.id – Dilansir Liputan6.com, Manchester United (MU) bersama coach Mourinho belum berkembang dan bangkit seperti yang diharapkan. Alih-alih membawa red devil kembali bersaing di EPL (English Premier League), nyatanya malah mereka tersisih, gagal melaju ke semi final Piala Liga setelah dikalahkan Bristol City dengan skor 1-2.
Tak dipungkiri, pria yang menjuluki dirinya The Special One merupakan manajer kelas dunia. Namun, sosoknya kini bukan seperti dahulu lagi yang haus akan gelar. Diprediksi, tradisinya yang selalu memberikan gelar liga pada musim ke dua di timnya tidak akan tercapai lagi. Situasi Mourinho di MU kini laksana gunung berapi yang siap meletus kapan saja, Kekalahan dramatis dari tim Divisi Championship, Bristol Coty menjadi tamparan memalukan. Untuk itu, tampaknya MU harus segera bergerak cepat memecat sang manajer yang berkewarganegaraan Portugal tersebut.
Untuk memperkuat anggapan itu, ada lima alasan mengapa MU harus memecat Mourinho. Berikut daftarnya dikutip dari Sportskeeda :
1. Old Tafford menjadi tempat yang membosankan
Begitu banyak hasil imbang yang membosankan di Old Trafford musim lalu. Faktanya, 11 dari 15 hasil imbang Liga Inggris yang diraih MU musim lalu, dicetak pada laga kandang.
2. Terancam kehilangan fans mudanya
Mengapa MU masih merupakan klub paling berharga di dunia? Jawabannya sederhana, MU menawarkan salah satu basis penggemar terbesar di dunia. MU di bawah Sir Alex Ferguson sangat mengilhami anak muda. Di bawah Mourinho, kebalikannya. Ditakutkan, penggemar muda di Manchester akan berpindah ke Manchester City yang tengah perkasa musim ini.
3. Ketakutan bintang muda gabung di tim Mourinho
Ketika pemain muda diberi kesempatan untuk memilih Mourinho atau Pep Guardiola, dia akan memilih Pep Guardiola. Raheem Sterling dan Leroy Sane telah menjadi superstar di Manchester City sebagai buktinya. Sedang, bintang muda United, seperti Luke Shaw, Anthony Martial & Marcus Rashford berjuang keras di bawah Mourinho sementara Timothy Fosu-Mensah dan Andreas Pereira malah dipinjamkan.
4. Catatan buruk melawan tim papan atas
MU hanya memiliki satu kemenangan dalam Liga Inggris melawan tim papan atas sejak Mourinho melatih MU. Dalam delapan laga kontra Manchester City, Chelsea, Arsenal, Tottenham atau Liverpool, MU hanya menang satu kali dan hanya mendapat enam dari 24 poin kemungkinan. Kemenangan United hanya datang melawan Arsenal.
5. Bola panjang tak efektif
Kapan pun MU tertinggal, Mourinho akan memasukkan Fellaini sebagai supersub. Ketika bermain, pemain sayap akan mengirimkan bola untuk Marouane Fellaini dan Romelu Lukaku untuk menuju ke arah gawang, atau akan ada bola panjang dari Paul Pogba menuju Lukaku. Tidak banyak variasi permainan. Ini mungkin membawa hasil namun tidak dapat diandalkan untuk meraih kemenangan. Taktik ini bisa berjalan ketika melawan tim Championship, tapi tidak saat menghadapi lawan tim standar Liga Inggris dan Liga Champions.
Demikian 5 alasan mengapa MU harus memecat Mourinho dan segera menggantikan dengan manajer kelas dunia lainnya agar MU tidak semakin terpuruk prestasinya dan ditinggalkan banyak pemain muda berbakat serta fans mudanya.
