Bernas.id – Salah satu video di Yooutube memperlihatkan tentang seorang Master atau Oyakata Chef sushi Jiro Ono di Jepang yang berdedikasi dengan bisnis sushinya lebih dari 50 tahun. Begitu perfeksionis dalam hal pelayanan dan produk, tidak heran produk sushinya dijual dengan harga yang mahal. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari teladannya terutama dalam hal bisnis.
Spesialisasi yang dilakukan oleh chef di Jepang tersebut mengajarkan tentang makna penerapan kualitas dalam produk dan pelayanan yang diberikan kepada pelanggannya. Semakin tinggi kualitas produk dan pelayanan yang diberikan mempengaruhi tingkat kepuasan pelanggan. Biasanya jika kepuasaan pelanggan tersebut sudah dimiliki, maka soal harga bukan lagi hambatan bagi pelanggan.
Sebenarnya apa pesan tersirat dari spesialisasi bisnis? Mengapa hal itu penting?
Pertama, kualitas. Spesialisasi bisnis secara tidak langsung menuntut kualitas produk dan kualitas pelayanan, karena seorang pelaku bisnis seharusnya menjadi ahli dalam bidang yang di-handle-nya. Ada proses yang dibutuhkan untuk membuat pelaku bisnis menjadi ahli, banyak hal yang dipelajari yang harus dilakukan maupun yang tidak boleh dilakukan dalam bisnis.
Tantangan terbesar saat membuat produk dan layanan adalah memahami kebutuhan pelanggan dan fokus kita kepada fitur atau produk yang memberikan benefit. Jika kita paham pelanggan kita dengan baik tentunya kita bisa memodifikasi produk dan pelayanan agar sesuai dengan yang pelanggan harapkan.
Kedua, benefit. Apabila kita melakukan spesialisasi bisnis tentunya peningkatan dan perbaikan terus menerus kita lakukan, baik dari sisi produk mauapun pelayanan. Kita ingin pelanggan paham benar dengan benefit yang bisnis kita berikan, agar tercipta penjualan dan terciptanya loyalitas . Dalam membangun bisnis, kita perlu fokus kepada benefit mana yang akan dibutuhkan bisnis tersebut untuk bertahan dan menjadi besar.
Sebagai pelaku bisnis tentu kita berusaha untuk meningkatkan benefit yang diterima pelanggan, cara paling sederhana untuk memahami benefit adalah kita berpikir seakan-akan mau menjual bisnis kita baik itu produk maupun pelayanan, apakah ada pelanggan yang tertarik? Kira-kira jika mereka tertarik, apa yang membuat mereka mau membayar mahal? Saat kita sudah mengetahui benefit yang diterima pelanggan fokuskan perhatian terhadapnya.
Ketiga, pelayanan. Untuk bisa bersaing dengan pemain pasar masa kini yang kita perlukan bukan hanya soal pandai menjual. Strategi yang lebih menitik beratkan pelayanan sangat diperlukan untuk merebut hati pelanggan saat ini. Banyaknya pilihan membuat para pelaku bisnis berkompetisi untuk menjadi ?pilihan?. Sebagai konsumen hal ini bisa jadi sangat menguntungkan namun di satu sisi juga menuntut kejelian.
Banyaknya pelaku bisnis saat ini saling berlomba untuk ?lebih menonjol? dibanding yang lain. Berbagai upaya dilakukan mulai dari perang tarif sampai bombardir promo untuk terlihat unggul atau sekedar menjual sebanyak banyaknya kepada pelanggan. Belum lagi para pemain baru yang menawarkan program menarik karena semata mata meningkatkan ?portofolionya?. Bagi pelaku bisnis besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk aquisisi pelanggan baru sudah menjadi hal yang biasa. Dan tentunya promo dan program marketing yang dijalankan sudah pasti mengambil bagian besar dalam biaya pengeluaran tersebut.
Dengan spesialisasi, pelaku bisnis dapat fokus pada pelayanan sehingga hal tersebut berpengaruh terhadap peningkatan bisnisnya secara keseluruhan. Sudah menentukan mau jadi spesialis apa?
