Close Menu
BERNAS.id
    Berita Terbaru

    Hadir di Jogja, Rey’s Mediterranean Kitchen Padukan Budaya Eropa dan Timur Tengah

    May 17, 2026

    Aksi Klitih Pagi Buta di Kotabaru Jogja, Pelajar Tewas Ditikam Pelaku

    May 17, 2026

    Yogyakarta Memiliki Potensi Meraih Predikat Ibu Kota Buku

    May 17, 2026

    Apa yang Membatasi Umur Baterai Ponsel Berkapasitas Besar?

    May 17, 2026

    Pemprov DKI Evaluasi CFD Rasuna Said, Kembali Digelar Mulai Juni 2026

    May 16, 2026
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    BERNAS.id
    • Home
    • Regional
      • Internasional
      • Nasional
      • Daerah
        • DK Jakarta
        • DI Yogyakarta
        • Jawa Tengah
        • Jawa Timur
    • Finance

      DIY Jadi Tuan Rumah Pembukaan Seleksi Calon Anggota Industri Kreatif Syariah (IKRA) Tahun 2026

      April 30, 2026

      Ninja Xpress Luncurkan Ninja Cross Border: Dari Indonesia ke Dunia

      April 26, 2026

      XPORIA 2026, Dorong Peran Bank Daerah sebagai Penggerak Ekonomi Ibu Kota

      April 22, 2026

      Bazar XPORIA 2026 Hidupkan Transaksi dan Dongkrak Omzet UMKM

      April 21, 2026

      Bidik ASN Pemprov DKI, Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026

      April 20, 2026
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Karir
    • Lifestyle
    • Politik
    • Hukum
    • Other
      • Travel
      • Entertainment
      • Opini
      • Tokoh
      • Budaya
      • Religi
      • Lingkungan
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Desa
      • Beragam
        • Bernas TV
        • Citizen Journalism
        • Editorial
        • Highlight
        • Inspirasi
        • Press Release
        • GlobeNewswire
    • Channel Jakarta
    BERNAS.id
    Home»Pendidikan»Menjadi Guru yang Menyenangkan, Pakai Cara Ini!
    Pendidikan

    Menjadi Guru yang Menyenangkan, Pakai Cara Ini!

    Salisa Rojiatur RohmahBy Salisa Rojiatur RohmahDecember 7, 2017No Comments
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email
    Share
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email

    Bernas.id – Guru ialah fasilitator ilmu di sekolah. Saat mengajar guru menjadi pusat perhatian siswa. Semua pandangan ke depan memerhatikan penjelasan guru. Tetapi perlu digarisbawahi apakah semua materi yang disampaikan benar-benar sudah diterima siswa. Siswa benar-benar paham dengan materi yang sudah dijelaskan. Tugas guru bukan semata-mata masuk kelas lalu mengajar selesai pulang. Bukan. Tugas guru lebih dari itu. Siswa menghabiskan banyak waktu di sekolah. Kepribadian, karakter, moral terbentuk dari sekolah walaupun pondasi utamanya ada di keluarga. Oleh karena itu, guru bukan hanya menyampaikan materi, tetapi juga menyisipkan nilai-nilai kehidupan pada siswa.

    Salah satu penyebab gagal paham pada siswa ialah tidak adanya chemistry antara kedua belah pihak. Dalam proses pembelajaran guru harus membangun chemistry dengan siswa. Apabila sudah terbentuk diharapkan pemahaman siswa meningkat. Selain itu, guru harus menyenangkan. Hindari menjadi guru yang terkesan galak dan sangar. Hal tersebut membuat siswa tertekan dan tegang saat pembelajaran. Suasana yang seperti itu akan menyulitkan siswa memproses informasi saat pembelajaran. Sehingga menyebabkan proses pembelajaran tidak menghasilkan apa-apa.

    Membangun chemistry dengan peserta didik tidak harus ribet dan berlebihan. Cukup menjadi guru yang menyenangkan bagi siswa chemistry akan terbentuk dengan sendirinya. Berikut caranya:

    Menciptakan Suasana Menyenangkan

    Guru ialah penguasa kelas. Guru berhak mengatur seisi ruangan kelas sesuai kehendaknya. Hal ini diperuntukan untuk menunjang pembelajaran di kelas. Guru harus bisa menghidupkan suasana kelas. Bersama-sama menciptakan suasana kelas yang menyenangkan. Menghindari ketegangan saat pembelajaran. Usahakan menyiapkan ice breaking agar suasana kelas kembali cair. Apalagi jika jam mengajar siang, hal tersebut sangat membantu. Selain itu guru bisa mengaitkan antara pelajaran yang sedang dipelajari dengan sebuah permainan. Untuk itu guru dituntut kreatif agar bisa menciptakan suasana kelas yang menyenangkan.

    Sikap Terbuka

    Ini adalah salah satu hal yang tidak terpenuhi oleh guru. Guru tidak bersikap terbuka kepada siswa. Terbuka di sini bukan berarti harus menceritakan semua kehidupan pribadi pada siswa. Terbuka dimaksudkan agar peserta didik termotivasi untuk belajar atau lainnya. Perlu diingat bahwa guru adalah teladan, tetapi di samping itu guru harus bisa menjadi inspirasi untuk siswanya. Melalui keterbukaan inilah guru dapat menjadi inspirator bagi siswa. Contoh, guru menceritakan prestasi masa sekolah, atau bercerita saat menjadi mahasiswa dan pengalaman-pengalaman yang menginspirasi lainnya.

    Pemilihan Metode

    Cara belajar yang monoton akan membuat siswa mudah bosan. Jika masih terus dilakukan dan tidak ada variasi maka tingkat kebosanan akan melonjak. Kebosanan ini yang menyebabkan siswa mengantuk dan memilih berbicara dengan teman karena dianggap lebih seru. Sehingga guru harus memerhatikan pemilihan metode pembelajaran. Metode yang kurang sesuai berakibat buruk pada pemahaman siswa. Pada awal pembelajaran siswa masih bisa menangkap dengan baik, namun setelah itu informasi jadi sulit untuk diterima. Pembelajaran tidak selalu dilakukan di kelas. Memanfaatkan lingkungan sekitar akan lebih memudahkan siswa dalam belajar. Sehingga pembelajaran berjalan dengan apa yang diharapkan.

    Share. Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Salisa Rojiatur Rohmah

      Related Posts

      MOTIVASI 2026 AKPY-STIPER Mendunia, Diikuti Peserta dari Lima Negara

      May 12, 2026

      Program Magister dan Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Menerima Mahasiswa Baru 

      May 12, 2026

      Nutrifood Physical Education Teacher Dorong Guru PJOK Jadi Pemimpin Budaya Hidup Sehat di Sekolah

      May 10, 2026

      13.669 Anak di DIY Tak Sekolah, DPRD DIY Desak Pemerintah Pusat Batalkan Pemangkasan Anggaran Pendidikan

      May 7, 2026

      Transformasi Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Menuju Sekolah Tinggi Kesehatan, Komitmen Pendidikan Terjangkau

      May 7, 2026

      Rudyono Darsono Kritisi Program MBG, Harusnya Diiringi Peningkatan Mutu Pendidikan

      May 7, 2026
      Leave A Reply Cancel Reply

      Berita Internasional Terbaru

      Huayan Robotics Memamerkan Solusi Pengelasan dan Otomatisasi di METALTECH & AUTOMEX 2026

      May 14, 2026

      Huayan Robotics Memamerkan Solusi Pengelasan dan Otomatisasi di METALTECH & AUTOMEX 2026

      May 14, 2026
      Berita Nasional Terbaru

      Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

      April 13, 2026

      Era Yuldi, Imigrasi Raup PNBP Rp10,4 Triliun

      April 2, 2026
      Berita Daerah Terbaru

      Yogyakarta Memiliki Potensi Meraih Predikat Ibu Kota Buku

      May 17, 2026

      Pemprov DKI Evaluasi CFD Rasuna Said, Kembali Digelar Mulai Juni 2026

      May 16, 2026
      BERNAS.id

      Office Address :
      Jakarta
      Menara Cakrawala 12th Floor Unit 05A
      Jl. MH Tamrin Kav. 9 Menteng, Jakarta Pusat, 10340

      Yogyakarta
      Kawasan Kampus Universitas Mahakarya Asia,
      Jl. Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

      Email :
      info@bernas.id
      redaksi@bernas.id

      Advertisement & Placement :
      +62 812-1523-4545

      Link
      • Google News BERNAS.id
      • Tentang BERNAS
      • Redaksi BERNAS
      • Pedoman Media Siber
      • Kode Etik
      • Verifikasi Dewan Pers BERNAS.id
      BERNAS.id
      Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
      • Google News BERNAS
      • Tentang BERNAS
      • Redaksi BERNAS
      • Pedoman Media Siber
      © 2015 - 2026 BERNAS.id All Rights Reserved.

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.