Bernas.id – Menurut Pakar Manajemen dan juga Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI), Rhenald Kasali, ada dua faktor yang membuat ritel modern berguguran utamanya di kota-kota besar seperti Jakarta, yaitu ketatnya persaingan ritel modern di kota besar dan munculnya E-commerce yang memudahkan transaksi bisnis secara online.
Pelaku bisnis yang mau tetap “eksis” saat ini tentunya harus bisa menyikapi perubahan ini dengan bijak. Jangan pernah takut tapi justru melihat ini sebagai fenomena dan peluang untuk lebih sukses lagi. Banyak pelanggan yang bisa membeli barang dan jasa kita dengan pemasaran online dibanding terbatas offline kan?
Sebenarnya apa yang dijual dalam era pemasaran online saat ini? Yup, betul sekali, bukan hanya produk utamanya tapi juga “kepercayaan dan kemudahan”. Dua pilar ini memang kunci utama dalam bisnis secara online. Hal ini penting bagi kita pelaku bisnis, dimana harus building trust dengan calon pelanggan, bukan hanya tentang kualitas produk dan pelayanan tapi juga soal keamanan bertransaksi. Bayangkan saja, kita sebagai pelaku bisnis tidak bertatap muka langsung dengan pelanggan kita seperti pasar, semua serba klik dan tanya tanya via chat. Maka tidak heran dalam bisnis online harus punya trust bagi pelanggan.
Selain trust tadi, yang kedua adalah kemudahan. Kita tahu kemajuan teknologi semakin memanjakan pola hidup kita, semua dicari yang gampang, mulai cari soal pengetahuan di Google, sampai cari pilihan makanan kekinian. Tidak berhenti sampai di situ saja, cara pesan pun sudah dimudahkan via aplikasi ojek online. Tinggal klik, lalu bayar.
Sebagai pelaku bisnis kita harus beradaptasi dengan segala perubahan dan kemajuan jaman yang terjadi saat ini. Mulai dari mengubah cara kerja dan mempersiapkan sumber daya dengan mindset pelayanan, selain itu yang tidak kalah penting adalah menyediakan tools atau sistem untuk mendukung pelaku bisnis melayani pelanggannya.
Lalu apa saja yang harus disiapkan agar bisnis online memberikan kenyamanan, kemudahan dan dipercaya oleh pelanggan? Mari kita bahas:
1. Kemudahan Akses Bisnis
Siapkan website yang memudahkan pelanggan mengakses informasi produk bisnis kita, mulai dari melihat variasi produk, informasi benefit dari masing masing produk, informasi promo, pilihan warna sampai dengan perhitungan ongkos kirim yang harus dibayar. Siapkan fungsi search produk berdasarkan klasifikasi produk, dan harga.
Selain fungsi yang memudahkan pelanggan untuk melihat informasi tentang produk dan layanan, siapkan juga akses komunikasi via chat untuk membantu pelanggan jika menemukan kesulitan dan memberikan pelayanan terbaik. Semakin cepat masalah terselesaikan semakin baik pelayanan yang kita berikan, harapannya akan mempengaruhi kenaikan income kita.
2. Kenyamanan dalam Bertransaksi
Rasa nyaman didapat jika pelanggan merasa dimudahkan dan dibantu, selain itu kenyamanan biasanya berkaitan dengan kepercayaan yang terbangun dari pelayanan terhadap pelanggan. Pelanggan menyukai jika aplikasi yang digunakan bersifat transparan tentang apa yang dibelinya, berapa yang harus dibayar, benefit dan bonus apa saja yang harus diterima hingga monitoring progress pengiriman produk kita. Perbanyak pilihan moda pembayaran agar tidak menyulitkan pelanggan dalam bertransaksi, dan pastikan untuk menjaga confidential data pelanggan kita.
Libatkan pelanggan dalam memberikan feedback dan ulasan atau review produk kita, tujuannya agar sebagai pelaku bisnis kita bisa terus memperbaiki diri dalam hal pelayanan dan kuaitas produk. Biarkan pelanggan melihat feedback dan testimoni pelanggan lain yang pernah mengalami pelayanan kita. Agar pelanggan lebih percaya dan tidak merasa takut bertransaksi dengan bisnis kita.
