Bernas.id – Banyak orang menganggap untuk bisa berbisnis dibutuhkan modal yang besar dan koneksi yang luas agar bisa menunjang kelangsungan bisnis tersebut. Sebenarnya itu adalah pemikiran yang salah sehingga banyak orang beranggapan bahwa untuk mereka tidak bisa menjadi pelaku bisnis karena mereka pikir mereka tidak mempunyai modal yang cukup, tidak mempunyai koneksi yang luas. Akibatnya mereka akan ragu untuk memulai sebuah usaha atau bisnis dan akhirnya mimpi untuk menjadi pengusaha pun hanya tinggal impian.
Padahal zaman sekarang tinggal utak-atik website atau media sosial saja sudah bisa punya toko online. Lalu bagaimana agar toko online yang kita buat bisa menggiring pada kesuksesan? Intinya ada di kepercayaan.
Menurut Lim et al. (2006) dalam Limbu et al. (2012), konsumen yang memiliki kepercayaan yang tinggi akan kecil kemungkinan merasakan kehilangan atau penipuan karena ekspektasinya yang tinggi pada perusahaan tersebut. Konsumen telah mempunyai harapan yang tinggi bahwa perusahaan tersebut akan selalu mewujudkan harapan dan keinginannya.
Dari definisi di atas mengenai kepercayaan, maka dapat disimpulkan bahwa kepercayaan adalah hubungan antara pelaku bisnis dan pelanggan dimana pelanggan tersebut yakin pada online shop bahwa kebutuhannya akan dipenuhi sesuai dengan harapan. Pelanggan yang memiliki kepercayaan akan bersedia menerima konsekuensi dan rentan terhadap kerugian yang mungkin akan terjadi yang disebabkan oleh pelaku bisnis online tersebut. Pelanggan akan bersedia menerima kekurangan toko online karena harapan yang diberikannya jauh lebih besar daripada ketakutannya pada kemungkinan kekecewaan yang bisa dihadapi.
Jadilah seorang yang dipercaya sebelum memulai bisnis. Bahkan sejak awal kita hendak membangun bisnis kepercayaan sudah disyaratkan oleh pelanggan. Mencari orang-orang yang bisa dipercaya dan menguji siapa yang bisa dipercaya bukan hal mudah, oleh karena itu, sebagai langkah awal jadilah orang yang bisa dipercaya. Jika kita sudah memiliki karakter tersebut, pelanggan akan percaya dan tertarik dengan bisnis kita .
Kepercayaan yang terbangun adalah hasil dari proses bisnis beserta seluruh aktivitas di dalamnya. Baik dalam hal kualitas produk yang terjaga serta kualitas pelayanan yang dialami pelanggan. Pelayanan yang cepat tanggap dari pelaku bisnis membuat pelanggan merasa bisa mengandalkannya. Selalu berikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan tanpa memaksakan penjualan terhadap produk tertentu juga bisa menjadi hal yang mempengaruhi kepercayaan pelanggan terhadap bisnis kita.
Bukan hanya itu saja, berikan tanggapan yang baik terhadap semua keluhan pelanggan sambil mencari penyelesaiannya. Jangan lupa update progress penyelesaiannya agar pelanggan merasa tidak diabaikan. Pelanggan merasa pelaku bisnis bisa diandalkan saat pelayanannya bisa dirasakan oleh pelanggan seperti benefit yang bisa dinikmati pelanggan atau benefit yang bisa menunjang usaha pelanggan.
Pada hakikatnya sebuah kepercayaan adalah sebab pada sebuah merek atau brand menjadi hal yang sangatlah penting dalam bisnis. Jika brand dari bisnis kita sudah dipercaya oleh pelanggan tentu hal ini akan memudahkan dalam meningkatkan penjualan. Sebagai contohnya adalah Apple. Mereka sudah memiliki kepercayaan yang luar biasa dari konsumen, sehingga memudahkan dalam proses penjualan. Walaupun harga jual produk-produk Apple tidak murah dan tanpa bombardir promo serta iklan. Produk tersebut memilki pangsa pasar tersendiri karena pengalaman dan keparcayaan banyak orang dalam menggunakan produknya.
