Bernas.id – Sebagai pelaku pebisnis memang harus memahami strateginya untuk membuat iklan yang mampu mendapatkan respon dari banyak pelanggannya. Karena sangat disayangkan apabila kita telah mengeluarkan banyak biaya untuk beriklan akan namun tidak mendapat tanggapan sama sekali dari calon pembeli. Oleh karena itu kita harus mengetahui hal apa saja yang harus diperhatikan.
1. Bahasa Iklan
Kata iklan atau advertising berasal dari bahasa Yunani, yang artinya adalah menggiring orang pada gagasan. Adapun pengertian iklan secara komprehensif adalah semua bentuk aktivitas untuk menghadirkan dan mempromosikan ide, barang, atau jasa secara nonpersonal yang dibayar oleh sponsor tertentu.
Menurut pendapat Stan Rapp & Tom Collins, 1995: 152, bahasa dalam iklan dituntut untuk mampu menggugah, manarik, mengidentifikasi, manggalang kebersamaan, dan mengkomunikasikan pesan dengan koperatif kepada khalayak .
Iklan yang memiliki daya tarik termasuk iklan yang berguna untuk memancing tanggapan dari pelanggan. Supaya iklan yang kita buat berdaya tarik maka materi iklan diterjemahkan dalam eksekusi iklan. Dalam hal ini, kategori yang dipakai rasional dan emosional, atau kombinasi keduanya.
Buat bahasa yang menyentuh emosional pelanggan namun tidak lebay, dalam menginformasikan benefit dari produk dan jasa yang kita miliki. Tujuannya agar informasi tersebut bisa diterima dengan baik dan lebih berpengaruh. Gunakan bahasa yang terkesan memberi solusi dan menjawab rasa khawatir atau gundahnya selama ini. Gunakan bahasa yang universal, dan punya ciri khas tertentu agar mudah diingat.
Selain bahasa yang menjadi isi iklan perlu diperhatikan juga judul iklan yang digunakan. Buatlah judul atau slogan seunik dan semenarik mungkin sehingga membuat konsumen menjadi penasaran untuk lebih lanjut membaca iklan anda. Perhatikan juga target pasarnya karena hal tersebut menentukan bahasa penyampaian materi iklan.
Misalnya, untuk produk pelangsing bisa untuk usia dibawah 50 tahun bisa gunakan sosial media dengan judul iklan “Turun 5 kg dalam 7 hari klik di sini!” Namun jika untuk produk herbal untuk orang tua bahasanya mungkin lebih ke testimoni dari pengalaman pelanggan yang pernah menggunakannya.
2. Jual Benefit Produk
Tonjolkan kelebihan atau keunggulan produk Anda, terlebih lagi yang tidak miliki produk lain tanpa menjelek jelekannya. Jika diperlukan bisa ditambah dengan testimoni pelanggan yang sudah mengalami pelayanan bisnis kita, agar lebih meyakinkan. Pastikan Anda menginformasikan benefit produk dengan baik karena Jika anda gagal menunjukkannya maka konsumen tidak akan membeli, meskipun sebenarnya produk anda lah yang mereka cari.
Secara khusus benefit produk ada dua yaitu dari sisi fitur dan manfaat dari produknya itu sendiri, sehingga dua hal tersebut yang perlu ditonjolkan dalam beriklan. Informasikan benefit produk ini dalam bentuk edukasi kepada pelanggan agar lebeih mengena.
Selain meneginformasikan benefit bisa juga beriklan sambil memberi edukasi dan tips yang bermanfaat. Hal tersebut bisa dijadikan strategi Anda untuk membangun relationship yang baik dengan pelanggan, tujuannya adalah membangun kedekatan dan menciptakan trust atau kepercayaan dengan pelanggan.
3. Gambar Iklan Menarik
Dalam iklan, sebuah gambar akan sangat berpengaruh terhadap tampilan visual iklan. Gambar merupakan sisi yang harus anda buat paling menonjol,oleh karena itu gambar yang menarik kemungkinan besar akan mebuat konsumen melirik produk Anda sebelum mereka mengetahui manfaat produk Anda.
Kembali lagi ke jenis produk Anda, dan target pasar produk Anda karena itu menentukan gambar yang bisa digunakan agar menarik di mata calon pelanggan.
Anda bisa menyiasatinya dengan menggunakan foto artis atau tokoh tertentu yang dikenal masyarakat, selain itu, kualitas gambar juga harus jelas dengan ukuran yang relevan. Namun tetap sesuaikan dengan segmen pasar Anda, agar lebih efektif bagi bisnis Anda.
