Bernas.id – Siapa pun yang masih hidup di bumi ini pasti akan menghadapi masalah, pada prinsipnya setiap jiwa akan menemuinya.
Yang berbeda adalah cara pandang manusia terhadap masalah itu, sebagian menjadikannya sebagai ladang meningkatkan ketaatan saat sebagian lainnya menghinakan diri dalam menyikapinya.
Jangan berputus asa, jika nantinya masalah dan cobaan betah membersamai semoga itulah awal dari puncak kebahagiaan, diangkatnya derajat kemuliaan ke tingkat yang lebih tinggi.
Mari menangguhkan diri dengan penghambaan kepada-Nya dalam samudera ketaatan.
Salah satu ciri khusus bahwa kita berpijak di dunia adalah cobaan, yang tidak akan pernah hilang dari kehidupan manusia.
Allah SWT sebagai pencipta alam semesta telah mengetahui kemampuan setiap hamba-Nya dan telah memberi metode terbaik untuk menghadapi ujian kehidupan, apakah manusia dapat menerapkannya itu tergantung dari kondisi keimanan, daya tahan dan kegigihan mental manusia. Mari bermuhasabah dan melihat kembali rekam jejak amal-amal yang telah berlalu dalam episode kehidupan kita, lalu bermujahadah dalam meningkatkan ketaatan sehingga istiqamah tak lagi sekedar ucapan namun terealisasi
Dalam menjalani cobaan atau menghadapi masalah, ada beberapa amalan yang hendaknya kita tingkatkan kualitasnya yaitu:
1. Shalat dan berdoa
“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bersabar” (QS. Al Baqarah:153)
Aidh Al Qarni dalam buku La Tahzan menjelaskan jika hati terasa sangat rumit dan sangat banyak masalah, maka bersegeralah untuk shalat.
“Dan perintahkanlah kepada anggota keluargamu untuk mendirikan (menegakkan) shalat serta bersabarlah kamu dalam mengerjakannya.”(QS. Thaha:132)
Jadi shalat bukan semata ritual, tetapi sumber menyedot dan menyadap kekuatan Ilahiyah agar setiap jiwa mampu menghadapi masalah dengan tenang, cerdas dan bijak. Sebab dalam shalat ada masa dimana Allah sangat dekat pada seorang hamba yakni di saat dia sedang sujud. Perbanyaklah doa karena itu adalah senjata orang mukmin, langitkan segala asa dalam kesungguhan doa.
“Sedekat dekat seorang hamba kepada Tuhannya yaitu ketika ia sujud maka perbanyaklah berdoa di dalam (ketika) sujud.”(HR. Muslim)
Mari kita jadikan shalat sebagai media penting dalam hidup kita untuk benar-benar dekat kepada Allah, dan nikmati setiap sujud dalam buaian doa pada-Nya. Bukan sekadar penggugur kewajiban dan kurang antusias menjalankannya.
2. Sabar
Menurut Aidh Al Qarni sabar adalah kemampuan jiwa untuk senantiasa berlapang dada, berkemauan keras serta memiliki ketabahan yang besar dalam menghadapi masalah kehidupan.
Bahkan tidak ada masalah yang tidak dapat diatasi dengan sabar, insya Allah.
“Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah buahan . Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang bersabar.”(QS. Al Baqarah:155)
3. Istighfar dan bertaubat
Memperbanyak permohonan ampun kepada Allah atas dosa-dosa kita, karena boleh jadi masalah dan cobaan yang muncul disebabkan oleh dosa-dosa dan kesalahan kita, jika itu terkait dengan manusia maka penuhilah hak mereka dengan memohon maaf secara langsung.
Allah ta?ala berfirman,
?Maka aku katakan kepada mereka, ?Mohonlah ampun kepada Rabb kalian, karena sesungguhnya Dia adalah Sang Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepada kalian dengan lebat. Dan memperbanyak harta dan anak-anak kalian, dan mengadakan kebun-kebun bagi kalian, serta mengadakan pula di dalamnya sungai-sungai untuk kalian.? (QS. Nuh:10-12)
Rasulullah shallallahu ?alaihi wasallam bersabda,
?Barangsiapa memperbanyak istighfar, niscaya Allah mengubah kesedihannya menjadi kegembiraan. Allah Azza wa Jalla memberikan solusi dari setiap kesulitannya dan menganugerahkan rizki dari jalur yang tidak disangka-sangka.? (HR. Ahmad dan Al Hakim)
Perkuat pula amalan sunnah dan teruslah menanam kebaikan, Allah tak akan menguji di luar kemampuan hamba-Nya maka yakinlah kesungguhan usaha kita dalam meningkatkan ketaatan akan berbuah kebahagiaan yang manis sehingga masalah akhirnya lelah membersamai .
