Bernas id – Stres adalah suatu kondisi yang sangat umum. Stres merupakan bentuk ketegangan dari psikis, fisik, mental maupun emosi. Seyle mengatakan stres merupakan respon non spesifik dari tubuh di setiap tuntutan. Sedangkan, menurut Anoraga stres ialah tanggapan seseorang, baik secara fisik mapun mental terhadap suatu perubahan di lingkungannya yang dirasakan mengganggu dan mengakibatkan dirinya terancam.
Dapat dikatakan stres terjadi karena adanya tekanan yang muncul dari kegagalan untuk memenuhi kebutuhan ataupun keinginan. Tekanan ini dapat berasal dari dalam diri sendiri ataupun dari luar. Tetapi seringkali tekanan datang dari diri sendiri, utamanya dari kebiasaan-kebiasaan buruk. Dampaknya membuat seseorang malas melakukan apapun, emosi, sakit dan sebagainya. Untuk mengatasi stres simak tips berikut.
1. Ubah beban menjadi tantangan
Mayoritas orang menganggap masalah sebagai beban. Kecil ataupun besar dianggap sebagai beban. Wajar saja jika mudah stres, karena beban adalah sumber stres. Lalu bagaimana agar tidak menjadi beban? Mudah saja. Anggap masalah sebagai permainan yang harus dimenangkan. Untuk itu dibutuhkan strategi atau taktik untuk memenangkannya. Lakukan dan selesaikan strategi dengan tepat dan benar.
2. Berpikir positif
Pikiran memengaruhi hati atau hati memengaruhi pikiran? Keduanya memiliki peranan penting tetapi penyebab utama stres dipengaruhi oleh cara berpikir. Otak sebagai pengendali. Suasana hati dapat dikendalikan atau ditenangkan dengan pikiran yang positif. Contoh, ibu yang cemas karena anaknya belum pulang sampai larut malam. Cemas dapat terkendali bila ibu tidak berpikir yang aneh-aneh dan berpikir positif seperti, ?Sebentar lagi pasti pulang, dia anak yang baik?.
3. Keluar dari zona aman dan nyaman
Berada di zona aman dan nyaman justru menimbulkan kegelisahan. Karena itu wilayah kekuasaannya. Sudah pasti bisa dan mudah dilakukan. Bila dilakukan terus menerus menimbulkan kebosanan. Yang dikerjakan hanya ini itu, dari pagi sampai pagi lagi hanya itu-itu saja yang dikerjakan. Seperti hidup segan mati tak mau. Takut untuk melakukan sesuatu yang lebih menantang. Pandang ke luar, banyak hal baru yang harus dicoba, potensi yang harus dimaksimalkan. Tidak rugi bila keluar dari zona aman, justru akan bersemangat dan menggairahkan. Wajib dicoba!
4. Memberi kebahagiaan
Apa kebahagian perlu dicari? Apakah orang yang terlihat selalu tertawa sudah pasti bahagia? apakah mereka yang terlihat bahagia benar-benar bahagia? jawabannya tidak. Bisa jadi semua hanya kamuflase. Bahagia hanya hati yang bisa merasakan. Hati yang bahagia bisa mengurangi atau bahkan mengatasi stres. Kebahagiaan bisa diciptakan oleh diri sendiri. Tidak perlu jauh-jauh mencari atau menciptakan kebahagiaan. Cukup dengan membuat orang-orang disekitarmu bahagia, kamu juga akan merasakannya. Misalnya, menghibur teman yang sedih, membantu teman dalam kebaikan dan lain-lain.
5. Tersenyum
Perbanyaklah tersenyum. Senyum akan membuat hati bahagia. Senyum juga cerminan dari apa yang dipikirkan. Maka berpikirlah yang baik-baik saja ya, dan senyum yang tulus. Dijahatin? senyumin aja, diputusin pacar? senyumin juga boleh.
Selamat mencoba, semoga bermanfaat!
