Bernas.id – Banyak wanita yang tidak memahami apa saja komposisi utama menjadi seorang wanita. Mungkin dari banyak orang akan bilang, komposisi utama wanita yang sesungguhnya adalah bisa masak. Namun, hal itu sebenarnya bukan komposisi utama menjadi seorang wanita karena untuk bisa memasak kaum adam pun bisa melakukannya. Seperti yang sering kita dengar seorang wanita identik dengan cantik. Lalu cantik yang seperti apa yang menjadi komposisi wanita. Cantik yang berasal dari dalam, cantik yang tidak mudah luntur saat terkena air hujan. Bukan cantik yang dari makeup. Berikut beberapa komposisi utama menjadi seorang wanita cantik dari dalam dirinya:
1. Menjadi sumber ketenangan
Wanita yang cantik dari dalam adalah wanita yang mampu memberikan ketenangan untuk sekitarnya. Tidak pernah ada teriakan yang keluar dari bibirnya. Wanita yang mampu meneduhkan saat ia berbicara. Seperti khadijah yang mampu menenangkan Rasul saat takut melihat malaikat jibril untuk yang pertama kalinya. Wanita yang mampu menyihir dengan senyumnya. Senyum adalah sihir yang paling mujarab tanpa perlu pergi ke dukun, dan dari senyuman pula seseorang akan merasa damai berada di sekitar kita.
2. Selalu damai
Seorang wanita yang sesungguhnya selalu bisa mengontrol emosi, sehingga selalu merasa damai dalam hidupnya. Tidak pernah membesar-besarkan sebuah masalah yang sebenarnya kecil. Yang selalu bisa tenang dalam menghadapi semua masalah. Tidak pernah sekalipun merasakan kekecewaan dalam hatinya. Alasannya karena ia percaya bahwa Allah akan selalu bersamanya.
3. Memberikan kasih sayang
Saat seseorang wanita sudah hilang rasa sayangnya terhadap sesama, maka hilanglah jati dirinya sebagai wanita. Dengan rasa kasih sayang yang dimiliki, maka wanita akan mampu untuk menyelesaikan masalahnya dengan rasa kasih sayang itu. Saat rasa kasih sayangnya hilang dalam rumah tangga, maka akan rusak rumah tangga yang telah dibangunnya. Wanita yang mampu memberikan kasih sayang akan mampu bertahan dalam keadaan apa pun.4.
4. Optimis
Wanita cantik yang sesungguhnya selalu menghadapi permasalahan dalam hidupnya dengan optimis. Selalu mensyukuri apa yang diberikan oleh Allah. Tidak pernah merasa malu dengan segala kekurangannya. Ia selalu yakin bahwa Allah akan memberi pertolongan.
Jadilah wanita yang sesungguhnya, wanita yang cantik dari dalam. Cantik yang tidak mudah luntur karena keringat. Jadilah seperti Asiyah yang tetap tersenyum bahkan saat akan dibunuh oleh Firaun.
