Bernas.id – Kepercayaan sangat sulit diperoleh, perlu proses dan pembuktian bahwa bisnis kita memang kompeten dan bisa diandalkan bagi pelanggan. Oleh karena itu jika kita sudah memperoleh kepercayaan dari pelanggan jangan pernah sekalipun menghianatinya karena pelanggan akan kecewa dan sudah pasti lebih sulit lagi membangun kepercayaan jika pelanggan sudah kecewa.
Dalam persaingan bisnis zaman sekarang, kepercayaan memegang peranan yang sangat penting terutama dalam menjaga suatu hubungan. Apalagi dengan kemajuan teknologi saat ini banyak bermunculan bisnis online dimana jarang bahkan hampir pasti penjual tidak bertatap muka langsung dengan pelanggannya. Jika pelanggan tidak percaya dan pelaku bisnis tidak bisa diandalkan tentu saja transaksi pembelian tidak akan terjadi.
Sultan dan Qualls (2000) mengatakan bahwa trust merupakan unsur dasar dalam proses pembangunan hubungan yang kuat dengan konsumen.
Harapannya dengan relationship yang terbina akan meningkatkan loyalitas dan mempertahankan pelanggan. Seperti yang kita ketahui strategi untuk memenangkan persaingan di pasar saat ini adalah dengan menciptakan loyalitas dari pelanggan. Dan pelanggan loyal biasanya memiliki ketahanan yang lebih kokoh dalam menghadapi para pesaing bisnis kita.
Bukan hanya itu saja trust yang tercipta, merupakan tolak ukur kualitas pelayanan yang baik dan kepuasan pelanggan. Oleh karena itu kita harus menjaga dengan baik kepercayaan yang diberikan pelanggan terhadap bisnis kita.
Membangun kepercayaan pelanggan harus dilakukan secara menyeluruh di tiap bagian dan secara terus menerus. Strategi penerapannya harus dijalankan secara bertahap dan konsisten agar pelanggan selalu happy dan loyalitas dapat diraih.
Trust adalah gambaran dari pelayanan sehingga proses penerapannya pun harus sejak awal penawaran hingga pelanggan berlangganan dengan bisnis kita. Semakin banyak pelanggan menerima pengalaman pelayanan terbaik dari bisnis kita, maka semakin meningkat pula kepercayaan yang diberikan pelanggan kepada kita.
Seluruh bagian dari bisnis kita harus paham akan hal ini, bukan hanya tahu tapi mampu menerapkannya dalam aktifitas kerjanya. Mulai dari tenaga penjualan, customer service, bagian gudang, bagian pengiriman, teknisi, finance hingga bagian yang paling jarang berhubungan dengan pelanggan sekalipun harus sadar arti pentingnya trust melalui pelayanan yang harus diberikan.
Kepercayaan pelanggan kepada bisnis bukan hanya berasal dari hal yang besar seperti merk atau brand namun bisa terjadi karena hal kecil yang terkadang kita anggap hal kecil namun sebenarnya sangat berarti bagi pelanggan. Misalnya saja jika kita pelanggan perbankan, tentu akan senang jika ada staf customer service memberikan informasi terkait hal yang memudahkan, meningkatkan dan membuat aman dalam bertransaksi bisnis. Bukan hanya promo yang ditawarkan tapi menginformasikan detail benefit yang akan kita terima dengan produk tersebut. Sehingga dikemudian hari bisnis kita juga lah yang ikut berkembang, lebih dimudahkan dan memberikan rasa aman.
