Bernas.id – Dunia zaman now sudah sangat berbeda dengan dunia zaman old. zaman dulu jika ingin naik ojek, harus mencari di pangkalan ojek, jika sekarang hanya tinggal klik klik sebentar datanglah si tukang ojek menjemput. zaman dulu jika ingin mengupdate berita harus membeli surat kabar, sekarang hanya cukup cek smartphone semua tersedia. Itulah perubahan zaman, kemajuan teknologi tidak terelakkan. Namun, bagaimana dengan memasak?
Ternyata zaman pun berubah. Jika dahulu para ibu-ibu di dua atau generasi sebelumnya mengharuskan para wanita untuk bisa memasak, terbalik dengan zaman sekarang yang justru semakin banyak wanita yang tidak mewajibkan skill memasak untuk dimilikinya. Apakah mereka merasa bersalah tidak bisa memasak? Tentu saja tidak. Hanya saja, ini beberapa hal yang menjadikan wanita seharusnya menguasai kemampuan memasak :
1. Memasak bisa menstimulasi kreativitas
Memasak, seperti halnya menulis, bukan hanya sebagai hobi atau kesukaan semata. Namun, memasak merupakan hasil olah pikiran untuk menghasilkan karya yang penuh dengan kreativitas. Kenapa kreativitas sangat penting? Alasannya karena hidup tanpa kreativitas ibarat rumah yang kosong tanpa penghuni. Tidak ada variasi, tidak ada warna, atau corak yang menghidupkan. Dengan memasak, akan menstimulasi otak untuk berpikir mulai dari menemukan ide menu, mengumpulkan bahan-bahan, meracik dengan komposisi yang pas, mengolah, dan menghidangkannya dalam rasa yang nikmat. Itu bukan sesuatu yang sederhana, tapi hanya bisa jika dilatih dan dilakukan.
2. Memasak sendiri lebih sehat
Seperti diketahui, bahwa semakin banyak penyalahgunaan bahan untuk makanan. Pewarna, pengawet, ataupun bahan-bahan yang seharusnya tidak digunakan dalam makanan seperti plastik, tomat atau cabe busuk, dan lain-lain. Dengan memasak sendiri, maka bisa memilih sendiri bahan-bahan dari kualitas yang paling bagus. Dimasak dengan cara yang benar, tanpa campuran yang tidak seharusnya, sehingga dihasilkan masakan yang sehat untuk keluarga.
3. Memasak sebagai doa
Awali segala sesuatu dengan doa, begitupun memasak. Istimewanya, memasak adalah proses menghasilkan sesuatu untuk dimakan. Itu artinya ada proses untuk memasukkan sesuatu ke dalam tubuh. Seperti yang Tuhan jelaskan, bahwa sangat penting untuk memastikan yang masuk ke dalam tubuh adalah halal. Kenapa? Alasannya karena halal atau haram itulah yang akan menentukan sifat manusia. Bayangkan jika kita tiupkan doa pada setiap masakan yang terhidang di meja.
4. Memasak perekat keharmonisan keluarga
Apa yang membedakan masakan di rumah dengan masakan di luar? Yang berbeda adalah di rumah dimasak oleh istri, dan di luar oleh koki, hehe..sudah pasti! Hanya saja begini, apa yang membuat anak yang sudah dewasa, sedang merantau, rindu pada ibunya? Pasti salah satunya adalah masakan ibu. Sama halnya dengan suami kepada istrinya. Oleh karena itu, wajib bagi istri untuk berlatih memasak, agar rasanya enak dan membuat suami selalu ingin pulang ke rumah, makan masakan istrinya. Di situlah kebahagiaan keluarga bersemayam.
5. Memasak bisa jadi hobi yang dibayar
Memasak bisa mendatangkan pundi-pundi rupiah juga. Apalagi, di zaman now ini di mana semua akses sudah terbuka tanpa batas. Sosial media dan marketplace sebagai cara promosi yang efektif dimanfaatkan. Akhirnya dari yang sekedar hobi, bisa jadi mendatangkan rezeki.
Itulah 5 hal yang menjadi daya tarik bagi wanita agar lebih mau belajar memasak untuk keluarga. Selamat belajar!
