Bernas.id ? Solusi yang cukup nyeleneh diusulkan oleh Donald Trump untuk mengatasi tragedi penembakan di sekolah. BBC mengabarkan kalau presiden AS tersebut ingin mempersenjatai para guru dengan senjata api.
?Jika anda memiliki guru yang mahir menggunakan senjata api, mereka bisa mengakhiri penembakan dengan amat cepat,? kata Trump yakin. ?Mereka akan menjalani latihan khusus dan mereka bakal ada di sana.?
Trump juga menyatakan kalau kasus penembakan yang terjadi baru-baru ini di Florida ada hubungannya dengan masalah kesehatan mental. Ia lantas berjanji akan ada pemeriksaan yang lebih ketat terhadap riwayat dan latar belakang seseorang yang hendak memiliki senjata.
Usulan ini dibuat oleh Trump setelah ia bertatap muka langsung dengan para guru, siswa, dan keluarga korban penembakan di ruang makan Gedung Putih pada hari Rabu (21/2/2018). Saat pertemuan berlangsung, ratusan demonstran terlihat berkumpul di luar gedung sembari menunggu keluarnya pertanyaan sikap dari presiden.
Namun solusi yang diajukan oleh Trump ini tidak disambut baik oleh publik. Menurut Mark Barden yang kehilangan anaknya dalam tragedi penembakan di sekolah pada tahun 2012 lalu, mempersenjatai guru bukanlah solusi.
?Guru sekolah sudah memiliki tanggung jawab yang sudah cukup banyak untuk sekarang, daripada harus diserahi tanggung jawab besar untuk menggunakan metode yang bisa merenggut nyawa seseorang,? ujarnya.
?Saya rasa guru seharusnya tidak dipersenjatai. Mereka seharusnya hanya fokus mengajar,? kata sheriff Scott Israel kepada CNN. ?Tapi itulah yang salah di negara ini. Kita punya orang-orang di Washington, DC… yang meminta guru untuk melakukan melakukan sesuatu, tanpa bertanya apa yang sebenarnya mereka inginkan.?
Jika merujuk pada jajak pendapat yang pernah digelar beberapa tahun silam, usulan Trump ini diperkirakan juga tidak akan disambut baik oleh para guru. Menurut jajak pendapat yang digelar pada tahun 2013 oleh lembaga pendidikan, hampir 70 persen guru yang disurvei menolak usulan mempersenjatai diri saat jam belajar mengajar.
Masalah kepemilikan senjata api oleh warga sipil sudah menjadi topik perdebatan yang berlangsung selama beberapa dasawarsa. Mereka yang mendukung ide kepemilikan senjata api berpendapat kalau setiap orang memiliki hak untuk mempersenjatai dan melindungi dirinya sendiri. Ide mengenai kepemilikan senjata api sendiri dijamin oleh Amademen Kedua Konstitusi AS.
